Handball Surabaya Kawinkan Emas, Bidik Sukses di Porprov 2027

  • 18 Jul 2026 17:27 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Keberhasilan tim bola tangan Kota Surabaya menyapu bersih gelar putra dan putri pada Bandung Handball Open Championship 2026 menjadi bukti efektivitas pembinaan atlet usia muda yang dijalankan selama beberapa tahun terakhir. Prestasi tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk memburu target empat medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Dalam kejuaraan yang berlangsung di Queen Stadium, Bandung, 13–17 Juli 2026, tim putri U-23 Surabaya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kota Bekasi 16-15 di partai final. Sementara tim putra U-23 memastikan gelar kedua usai menaklukkan tuan rumah Kota Bandung dengan skor 23-15.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengkot Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Surabaya, Muhammad Faizal, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten, bukan keberhasilan yang datang secara instan.

"Kemenangan ini bukan keajaiban semalam, tetapi buah dari persiapan yang sudah lama. Kami mematangkan fisik, teknik, taktik, dan mental atlet melalui latihan rutin Senin sampai Sabtu. Hari Sabtu kami gunakan untuk uji coba," kata Faizal.

Menurut Faizal, mayoritas atlet yang tampil di Bandung masih berstatus pelajar SMP dan SMA. Meski demikian, mereka mampu bersaing bahkan menjadi juara di kategori U-23 berkat sistem pembinaan berjenjang yang mulai dijalankan sejak 2023.

"Mayoritas atlet kami masih pelajar, tetapi sudah berani bersaing di kategori U-23. Ini hasil dari program pembinaan berjenjang yang kami bangun sejak 2023, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA," ujarnya.

Ia menuturkan perjalanan menuju gelar juara tidak berjalan mudah. Tim putra sempat kalah dua poin dari Kota Bandung pada babak penyisihan, tetapi mampu bangkit dan membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan meyakinkan di partai final.

"Di final kami membalas dengan kemenangan meyakinkan. Anak-anak menunjukkan mental juara dan mampu menang dengan selisih delapan poin," ungkapnya.

Faizal juga memberikan apresiasi kepada para atlet yang tetap disiplin menjalani latihan meski harus menempuh perjalanan jauh menuju lokasi latihan di kawasan Gelora Bung Tomo. Semangat tersebut dinilainya menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Surabaya mempertahankan daya saing di tingkat nasional.

"Anak-anak berlatih dengan penuh komitmen. Bahkan ada yang harus menempuh perjalanan jauh dan menghadapi risiko di jalan. Semangat mereka luar biasa," katanya.

Usai meraih dua gelar nasional, Handball Surabaya kini mengalihkan fokus pada persiapan Porprov Jatim 2027. Selain mempertahankan dominasi di nomor indoor, ABTI Surabaya juga mulai menyusun program menghadapi nomor beach handball apabila resmi dipertandingkan.

"Kalau nomor beach masuk Porprov, target kami tetap empat medali emas, yakni putra-putri indoor dan putra-putri beach. Kami optimistis karena dalam beberapa kejuaraan nasional nomor beach juga mampu kami sapu bersih," tegas Faizal.

Keberhasilan di Bandung semakin mempertegas posisi Surabaya sebagai salah satu kekuatan utama bola tangan nasional. Dengan fondasi pembinaan yang terus diperkuat, ABTI Surabaya optimistis mampu menjaga tradisi prestasi pada Porprov Jatim 2027 hingga ajang nasional yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....