Konsisten Tembus Final, Srondeng Persembahkan Perunggu di Chamonix
- 13 Jul 2026 14:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Atlet panjat tebing asal Jawa Timur, Putra Tri Ramadani, kembali menunjukkan konsistensinya di level dunia. Setelah meraih emas pada seri sebelumnya di Praha, kini atlet yang akrab disapa Srondeng itu mempersembahkan medali perunggu pada World Climbing Series kategori lead di Chamonix, Prancis.
Pada babak final, Srondeng membukukan 38 poin dan finis di posisi ketiga. Ia berada di bawah Alberto Gines Lopez dari Spanyol yang meraih medali emas serta Luka Potocar dari Slovenia yang membawa pulang medali perak.
Hasil tersebut sekaligus mempertegas penampilan impresif atlet asal Kota Kediri itu yang selalu berhasil menembus babak final dalam dua seri World Climbing Series musim ini. Sebelumnya, Srondeng menjadi juara pada seri Praha, Ceko, yang berlangsung 8 Juni 2026.
Pelatih panjat tebing Jawa Timur, Ronald Mamrimbing, menilai capaian anak didiknya merupakan hasil yang membanggakan. Menurutnya, peluang Srondeng menjadi juara di berbagai ajang internasional hanya tinggal menunggu waktu.
“Ini capaian yang luar biasa, dan kalau melihat dua kali keikutsertaannya selalu masuk final, persoalan juara tinggal menunggu waktu,” ujar Ronald, Senin, 13 Juli 2026.
Ronald menyebut Srondeng merupakan salah satu aset terbaik yang dimiliki Jawa Timur sekaligus calon atlet masa depan Indonesia di nomor lead. Ia menilai kondisi lintasan dan cuaca di Chamonix berbeda dengan seri Praha sehingga dapat memengaruhi performa atlet. Kawasan Chamonix yang berada di kaki Gunung Mont Blanc dikenal memiliki suhu udara rendah karena berada di dataran tinggi.
“Saya belum komunikasi dengannya, setelah hasil. Bisa jadi tangannya kebas, atau poinnya yang licin, mengingat lokasi Chamonix di ketinggian dengan suhu yang cukup dingin,” urai Ronald.
Meski demikian, Ronald tetap mengapresiasi hasil yang diraih Srondeng. Menurutnya, kemampuan tampil konsisten di papan atas menunjukkan atlet binaannya memiliki kualitas untuk bersaing dengan para pemanjat terbaik dunia.
“Selalu berada di peringkat atas, menandakan ia memiliki kemampuan untuk bersaing. Ingat, Eropa adalah gudangnya atlet kategori lead serta episentrum kejuaraan maupun persaingan atlet kategori lead,"tegasnya
Pada seri Chamonix, Srondeng menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang naik podium di nomor lead. Sementara itu, dua atlet Pelatnas Indonesia, Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mempersembahkan medali emas pada nomor speed.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....