KONI Jatim Matangkan Strategi menuju PON 2028, Pembinaan Atlet Dimulai Lebih Dini

  • 24 Jun 2026 19:55 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Langkah tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Rabu, 24 Juni 2026.

Rakerprov KONI Jatim diikuti 77 pengurus cabang olahraga (cabor) dan 38 KONI kabupaten/kota se-Jawa Timur. Agenda tahunan tersebut membahas evaluasi program kerja 2025 sekaligus menyusun strategi pembinaan olahraga prestasi untuk tahun 2026.

Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, seluruh pemangku kepentingan olahraga di Jawa Timur harus mulai fokus mempersiapkan diri menghadapi PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Nabil, pembinaan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang sehingga persiapan harus dilakukan sejak dini melalui program pemusatan latihan daerah (Puslatda) dan pembinaan berkelanjutan di masing-masing cabang olahraga.

“Konsentrasi kami adalah meraih prestasi yang lebih baik pada PON 2028. Karena itu, seluruh cabang olahraga harus mulai mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya dari sekarang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nabil juga memaparkan sejumlah capaian olahraga Jawa Timur sepanjang 2025. Atlet-atlet asal Jatim menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia di berbagai kejuaraan internasional. Bahkan, beberapa atlet berhasil meraih gelar juara dunia pada cabang olahraga masing-masing.

Di tingkat nasional, Jawa Timur menempati posisi ketiga pada ajang PON Beladiri setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Nabil menilai capaian tersebut menunjukkan efektivitas pembinaan atlet di Jawa Timur. Pasalnya, kontingen Jatim hanya mengirimkan 79 atlet pada ajang tersebut.

“Secara persentase keterwakilan, kami hanya mengirim 79 atlet. Namun tingkat efektivitas perolehan kemenangan mencapai lebih dari 78 persen,” katanya.

Meski demikian, KONI Jatim tidak ingin berpuas diri. Sejumlah agenda besar telah menanti, mulai PON Beladiri 2026, PON Pantai 2026, hingga Babak Kualifikasi (BK) PON 2027 yang menjadi gerbang menuju PON 2028.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....