IADO dan PB PABSI Gelar Doping Control menuju Asian Games

  • 19 Jun 2026 06:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) bekerja sama dengan PB PABSI melaksanakan program Doping Control Seleksi Nasional Angkat Besi 2026. Kegiatan ini bagian persiapan Asian Games XX Aichi-Nagoya.

Seleksi nasional berlangsung di Pangkalan Marinir Kwini, Jakarta Pusat. Acara dibuka Sekjen PB PABSI Mayjen TNI Mar (Purn.) Djoko Pramono.

Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman turut hadir dalam pembukaan. Atlet terbaik bersaing memperebutkan tiket internasional.

Sebanyak 14 atlet mengikuti seleksi nasional tersebut, yang terdiri atas delapan putri dan enam putra. Persaingan berlangsung ketat di setiap kelas pertandingan, bahkan selsih angkatan antar atlet sangat tipis.

“Kompetisi menunjukkan kualitas pembinaan angkat besi nasional sangat tinggi,” ujar Ketua IADO, Gatot S Dewa Broto, Kamis, 18 Juni 2026. IADO bertindak sebagai Testing Authority, Sample Collection Authority, dan Result Management Authority.

Dua Doping Control Officer ditugaskan mengawasi seluruh proses. “Prosedur mengikuti standar ISTI dan regulasi IWF," katanya.

Pengambilan sampel dilakukan dengan menjaga kerahasiaan dan keamanan. Tujuannya memastikan kompetisi bersih dan adil.

IADO menegaskan komitmen menjaga integritas olahraga Indonesia. Upaya ini mendukung kredibilitas di tingkat internasional.

“Tidak ditemukan pelanggaran WADA Prohibited List 2025 dalam kegiatan ini,” katanya. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas teknis tim SCP IADO, yang dipersiapkan untuk kejuaraan internasional mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....