KONI Jatim Dorong Peningkatan Prestasi Pencak Silat ke Level Nasional

  • 17 Mei 2026 20:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - KONI Jawa Timur berharap Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jawa Timur 2026 memperebutkan Piala BHS, yang diikuti 390 pesilat, sejalan dengan peningkatan prestasi di tingkat nasional. Ketua KONI Jawa Timur M. Nabil menegaskan bahwa tingginya jumlah peserta harus sejalan dengan peningkatan prestasi di tingkat nasional. Jawa Timur dinilai masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu segera dibenahi melalui kompetisi yang berkualitas.

"Namun sekarang yang harus dijawab adalah apakah jumlah tersebut berbanding lurus dengan prestasi. Dalam beberapa PON terakhir memang masih ada sejumlah kekurangan yang harus kita tingkatkan," katanya.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan secara rutin menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kualitas atlet. Ia menilai pembinaan tidak bisa hanya mengandalkan agenda olahraga besar yang digelar beberapa tahun sekali seperti Porprov 2027. Apalagi, babak kualifikasi PON sudah semakin dekat sehingga diperlukan kompetisi yang lebih intensif sejak sekarang.

"Kalau menunggu Porprov 2027, tentu tidak memungkinkan, karena di Porprov nantinya akan muncul atlet-atlet pemula terbaik dari masing-masing kabupaten/kota di Jawa Timur," katanya.

Ia menilai kejuaraan seperti Kejurprov sangat relevan untuk mempersiapkan atlet menghadapi persaingan nasional. Kompetisi yang rutin diyakini dapat memperkuat mental dan kualitas tanding atlet pencak silat Jawa Timur.

"Sementara itu, pelaksanaan BK atau babak kualifikasi PON sudah semakin dekat. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi sangat penting dan relevan," ucapnya.

Selain itu, M. Nabil juga menekankan pentingnya proses seleksi atlet yang objektif dan profesional. Ia berharap tidak ada intervensi apa pun dalam menentukan atlet yang akan mewakili Jawa Timur.

"Saya juga sudah berpesan kepada Pak Ketua agar seleksi dilakukan secara objektif tanpa dipengaruhi latar belakang apa pun, sehingga benar-benar melahirkan atlet-atlet terbaik," ujarnya.

Sebagai Ketua KONI Jawa Timur, ia mengaku memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan prestasi pencak silat daerah. Menurutnya, pencak silat tidak hanya harus membanggakan Indonesia di level internasional, tetapi juga harus memperkuat prestasi Jawa Timur di tingkat nasional.

"Namun, sebagai Ketua KONI Jawa Timur, perspektif saya adalah bagaimana meningkatkan prestasi Jawa Timur," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....