PBVSI Dorong Proliga Profesional Lewat Salary Cap

  • 03 Feb 2026 14:15 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pengurus Pusat  Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menyiapkan terobosan terkait penerapan batasan gaji atau salary cap bagi pemain lokal maupun pemain asing. Hal ini dilakukan untuk transformasi proliga yang lebih profesional dan kompetitif. 

Wakil Ketua III PP PBVSI Reginald Nelwan mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk keseimbangan finansial di antara klub. Dengan adanya batas maksimal diharapkan anggaran tidak hanya terserap oleh pemain asing tetapi juga pemain lokal. 

“Salary cap memang kita akan buat. Kita nanti akan buat pengelompokan. Jadi untuk pemain lokal maupun asing. Bilainya sedang dibahas berapa per bulan yang wajar untuk pemain lokal dan asing. Biar Bukan membatasi sebenarnya, biar tidak jomplang antara pemain lokal dan asing,” ujar Reginald, di sela Proliga 2026 seri Gresik. 

Sementara untuk pemain lokal, Reginald mengatakan akan ada perbedaan nilai antara pemain dengan pemain yang tergabung dalam tim nasional. Termasuk pemain yang pernah berkiprah di luar negeri.

"Tentunya ya. Tapi itu kan kebijakan dari tim masing-masing ya. Kita berharap eh value yang didapat mereka itu tidak lebih kecil lagi daripada saat mereka bermain di luar negeri. Walaupun saya juga tidak pernah tahu nilainya berapa saat main di luar negeri. Tapi saya yakin dia mau main di sini berarti kan nilainya hampir mirip," lanjutnya. 

PBVSI juga menyoroti distribusi pemain berlabel Tim Nasional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan level persaingan sehingga pemenang kompetisi tidak didominasi oleh klub tertentu.

“Kami mau bola voli ini yang sudah mulai meranjak jadi industri, bisa tertata dengan baik. Kalau tidak tertata, nanti bisa repot karena berpotensi muncul kecurangan dan masalah lainnya. Jika ditata dari awal, meskipun mungkin terasa tidak enak di awal, ke depannya akan jauh lebih baik untuk semua pihak," tegasnya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....