Marlina Raih Trigol Emas APG Thailand

  • 25 Jan 2026 23:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Nakhon Ratchasima - Rina Marlina sukses meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 dalam laga final nomor tunggal putri. Ia mengalahkan wakil tuan rumah Thailand di Nakhon Ratchasima pada hari Minggu, 25 Januari 2026.

Pencapaian gemilang gadis asal Desa Ciakar Tasikmalaya Jawa Barat ini menjadi catatan pencapaian tiga emas secara berturut-turut. Atlet tersebut mengukir prestasi tinggi setelah berjuang dari profesi sebelumnya sebagai seorang asisten rumah tangga biasa.

Rina pernah bekerja sebagai buruh kasar sekitar tahun 2009 untuk membantu ekonomi keluarga setelah sang ayah tiada. Ia hanya menerima upah sekitar Rp150 ribu setiap bulan dari pekerjaan rumah tangga yang berat tersebut.

"Semenjak bapak ngga ada, saya sama ibu kerja jadi ART sekitar 2009-2010. Upahnya dulu itu kalau ga salah Rp 150 ribu atau Rp 300 ribu saya lupa bukan perhari tapi per bulan," ucap Rina.

Awal karier bulu tangkis Rina bermula dari kegiatan sederhana menjadi wasit di gelanggang olahraga dekat rumahnya. Ia sering meminjam raket teman atau menggunakan piring seng sebagai alat pukul karena ketiadaan biaya beli.

"Deket rumah ada gor bulutangkis, saya sering jadi wasit buat uang jajan, saat yang lain istirahat saya coba main dan akhirnya saya termotivasi. Dulu saya masih pakai piring seng yang buat makan itu, karena belum punya modal beli raketnya," ujar Rina.

"Di pikiran saya suatu saat nanti saya bakal bisa main di tengah lapangan di krumunin dan ditonton banyak orang. Sebelum masuk pelatnas saya sempat Peparda di Bogor dapat emas, Kejurnas (2019) dapat emas dan 2019 awal saya dipanggil pelatnas," kata Rina.

Dukungan penuh dari sang ibu membuat atlet ini terus semangat dan percaya diri dalam menggapai cita-citanya. Rina juga tidak pernah menduga bahwa dirinya mampu menjadi atlet sukses dan berprestasi hingga detik ini.

"Saya ga menyangka bisa bermain bulutangkis di APG, hingga di paralimpiade sangat ga nyangka sampai sekarang, bisa keliling dunia. Ibu saya terus menyemangati saya agar tidak minder. Intinya berayukur, senang dan bangga saya bisa lagi persembahkan medali emas ini untuk bangsa Indonesia, karena APG ini hatrick saya dan masih bisa mempertahankan emas," ucapnya.

Rina Marlina masih memiliki impian besar untuk tampil pada ajang olahraga bergengsi di negara Jepang nanti. Ia juga menargetkan lolos kualifikasi ajang Paralimpiade Los Angeles pada tahun 2028 mendatang demi prestasi bangsa.

"Semoga setelah ini bisa target turun di APG Jepang dan Paralimpiade LA dan mudah-mudahan bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Terima kasih banyak untuk pemerintah dan masyarakat Indonesia yang mendukung hingga saya meraih medali emas," ujar Rina.

Chief de Mission (CdM) Indonesia untuk ASEAN Para Games Reda Mantovani memuji perjuangan para atlet lapangan. Ia menyebut semangat dan kerja keras mereka menjadi bukti nyata atas keberhasilan kontingen meraih prestasi tinggi.

"Capaian ini merupakan bukti nyata kerja keras, disiplin, dan semangat juang tanpa batas dari para atlet. Kami optimis Kontingen Indonesia dapat menutup ASEAN Para Games Thailand 2025 dengan hasil terbaik," kata Reda.

Perhelatan olahraga bagi atlet penyandang disabilitas se-Asia Tenggara ini akan berakhir secara resmi pada pekan depan. Upacara penutupan kegiatan internasional tersebut dijadwalkan berlangsung di Thailand pada hari Senin, 26 Januari 2026 nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....