DBL Jadi Wadah Prestasi Basket Pelajar Lampung

  • 24 Jan 2026 22:25 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Kompetisi basket pelajar DBL 2026 resmi dibuka di Lampung oleh Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi pelajar SMA putra dan putri dari berbagai daerah di Lampung.

Dalam sambutannya, Bani Ispriyanto mengapresiasi penyelenggaraan DBL yang dinilai konsisten melahirkan atlet muda potensial serta memberi ruang positif bagi generasi muda melalui olahraga basket.

Pada penyelenggaraan tahun ini, DBL di Lampung diikuti 42 tim, terdiri dari 30 tim putra dan 12 tim putri. Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga 31 Januari 2026.

SPV Sports and Entertainment PT DBL Indonesia, R. Meta Megawati S, mengatakan DBL memiliki tujuan utama mendorong partisipasi pelajar dalam olahraga basket sebagai fondasi prestasi jangka panjang.

“DBL punya slogan partisipasi membiayai prestasi. Kami ingin anak-anak muda happy bermain basket. Di sini mereka bisa berkompetisi, bersaing, dan meluapkan hasil latihan yang sudah mereka jalani,” ujar Meta, kepada RRI di Sport Canter UIN Lampung.

Menurutnya, seluruh tim peserta telah melakukan persiapan dengan serius sehingga belum dapat ditentukan tim maupun pemain terbaik di hari-hari awal pertandingan.

“Semua tim punya potensi. Pemain terbaik baru bisa kami tentukan setelah babak final,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perbasi Lampung, Fahrur Rozie, menilai DBL sebagai event bergengsi yang mampu membangun atmosfer basket Lampung dari tahun ke tahun.

“DBL ini event SMA putra-putri yang sangat bergengsi. Di Lampung sudah berbelas-belas kali digelar dan setiap tahun semakin profesional. Atmosfer basket Lampung dengan DBL itu luar biasa,” kata Fahrur.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, peran DBL dalam pembinaan atlet, khususnya untuk nomor 3X3 yang menjadi fokus Perbasi Lampung menghadapi Prapon dan Prapopnas mendatang.

“Kita realistis menyesuaikan kekuatan Lampung. Untuk 5 lawan 5 cukup berat di level tertentu, sehingga orientasi pembinaan kita tetap ke 3X3,” ucapnya.

Menurutnya, DBL menjadi salah satu jalur penting penjaringan atlet Lampung, selain Porprov dan Kejuaraan Piala Gubernur yang rencananya kembali digelar pada Mei 2026 dengan melibatkan kategori SD, SMP, dan SMA.

Dirinya berharap, pembinaan basket pelajar di Lampung semakin terarah dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di level nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....