DNIKS Ajak Lansia Aktif Bergerak dan Membaca untuk Jaga Kesehatan

  • 31 Mei 2026 03:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Effendy Choirie mengajak lansia menjaga kesehatan dengan rutin bergerak, membaca, serta membagikan pengetahuan kepada orang lain agar tetap sehat dan produktif.
  • Gerak melalui silaturahmi, olahraga, dan kegiatan sosial dapat menjaga kebugaran, sementara membaca membantu memperluas wawasan serta menjaga kesehatan mental.
  • Nezar Patria menyebut lansia kini menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan keluarga, mengakses informasi, layanan kesehatan, dan menjaga hubungan sosial di tengah meningkatnya penetrasi internet Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan, Effendy Choirie mengajak lansia menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik rutin. Menurutnya, kebiasaan bergerak dan membaca dapat membantu mempertahankan kebugaran serta kualitas hidup pada usia lanjut.

Ia menyampaikan pesan tersebut dengan mengutip nasihat almarhum Prof. Sri Soemantri yang pernah menjadi dosennya dahulu. Ia mengatakan terdapat tiga kebiasaan penting yang perlu dilakukan lansia agar tetap sehat dan produktif berkelanjutan.

"Kalau ingin tetap sehat walafiat, terutama ketika menjadi lansia, maka harus terus bergerak dan membaca," katanya dalam dialog Sapa Lansia: Tetap Terhubung, Bahagia dan Anti Gaptek, Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Ia menilai kedua kebiasaan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Menurutnya, kebiasaan pertama adalah terus bergerak melalui silaturahmi, olahraga, maupun berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat. Ia menegaskan bahwa gerak menjadi kunci utama menjaga kesehatan fisik serta meningkatkan semangat hidup lansia.

"Gerak itu bisa melalui silaturahmi, bertemu banyak orang, berolahraga, dan berbagai kegiatan positif lainnya. Aktivitas tersebut dapat membantu lansia tetap sehat dan aktif menjalani kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Selain bergerak, ia mendorong lansia membiasakan diri membaca berbagai sumber pengetahuan yang memberikan manfaat kehidupan. Ia menilai aktivitas membaca dapat memperluas wawasan sekaligus menjaga kemampuan berpikir agar tetap terasah baik.

Ia juga mengajak lansia membaca kitab suci sebagai pedoman menjalani kehidupan dengan nilai-nilai yang benar. "Bacaan dapat memberikan ketenangan batin, petunjuk hidup, serta dorongan menjaga kesehatan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ilmu dan pengetahuan yang diperoleh sebaiknya dibagikan kepada orang lain secara berkelanjutan. Dengan demikian, lansia tidak hanya memperoleh manfaat pribadi, tetapi juga menginspirasi masyarakat melalui pengalaman hidupnya.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan penggunaan internet di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan. Kondisi tersebut turut mendorong kelompok lanjut usia semakin aktif memanfaatkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei profil internet Indonesia tahun 2026 oleh APJII, tingkat penetrasi internet mencapai 81,72 persen. Angka tersebut setara dengan sekitar 235 juta pengguna internet yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Kelompok lansia kini semakin aktif memanfaatkan internet untuk berkomunikasi dengan anak dan cucu. Internet juga dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, mengakses layanan kesehatan, dan menjaga hubungan sosial," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....