KemenEKRAF Bahas Ekosistem Digital dengan Tirto.id, Tegaskan Kolaborasi
- 15 Apr 2026 16:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kolaborasi lintas sektor jadi kunci penguatan ekonomi kreatif, melibatkan pemerintah, media digital, kreator, dan platform untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan.
- Sektor ekraf berkontribusi besar bagi ekonomi nasional, dengan PDB Rp1.611,2 triliun dan menyerap 27,4 juta tenaga kerja, serta didorong pemanfaatan teknologi seperti AI sebagai pendukung kreativitas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif terus memperkuat kolaborasi dengan media digital dalam mendukung pengembangan ekraf di Indonesia. Upaya ini diwujudkan melalui audiensi dan partisipasi Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya dalam podcast The Chapter bersama Tirto.id.
“Ekonomi kreatif tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, media, kreator, dan platform digital menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem,” ujar Menteri Ekraf, Selasa, 14 April 2026.
Ia menjelaskan sektor ekraf menjadi penopang perekonomian nasional. Kontribusi PDB sektor ini tercatat sebesar Rp1.611,2 triliun pada tahun 2024.
Selain itu, sektor ekraf juga menyumbang pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Ekraf turut menyerap 27,4 juta tenaga kerja yang didominasi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ekraf juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi. Termasuk kecerdasan artifisial (AI), dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif.
“AI kami posisikan sebagai enabler, bukan pengganti. Kreativitas manusia tetap menjadi inti, sementara teknologi membantu mempercepat proses dan membuka akses pasar,” kata Menteri Ekraf.
Pemimpin Redaksi Tirto.id, Rachmadin Ismail menyampaikan, transformasi industri media mendorong perlunya kolaborasi lintas sektor. Upaya ini sebagai respons terhadap tantangan perubahan model bisnis dan dinamika ekosistem digital.
Rachmadin menambahkan, Tirto.id mengembangkan model kemitraan berbasis kurasi dan data dengan melibatkan kreator daerah. Tirto.id juga mengembangkan platform digital guna memperkuat kualitas dan distribusi konten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....