BNPB: Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Daerah saat Lebaran
- 23 Mar 2026 07:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah bencana hidrometeorologi pada 21–22 Maret 2026.
- Bencana cuaca ekstrem dan banjir melanda beberapa wilayah di Indonesia itu, bertepatan dengan momentum Idulfitri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah bencana hidrometeorologi pada 21–22 Maret 2026. Bencana cuaca ekstrem dan banjir melanda beberapa wilayah di Indonesia itu, bertepatan dengan momentum Idulfitri.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kejadian tersebut berdampak pada masyarakat di sejumlah daerah. Yakni, di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Maluku.
Di Jawa Barat, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda lima desa di empat kecamatan di Kabupaten Cianjur pada Jumat (20/3). Peristiwa ini menyebabkan 18 kepala keluarga terdampak dan 18 rumah mengalami kerusakan.
“Penanganan difokuskan pada pembersihan pohon tumbang serta perbaikan atap rumah warga,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu 22 Maret 2026. Selain itu, banjir juga terjadi di Kota Depok, tepatnya di Kelurahan Mekarsari dan Tugu, Kecamatan Cimanggis, pada Sabtu (21/3).
| Baca juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di NTT |
Sebanyak 685 kepala keluarga terdampak, dengan 17 jiwa dari enam kepala keluarga mengungsi.
BNPB mencatat sekitar 691 unit rumah terdampak banjir di wilayah tersebut.
Namun, kondisi terkini menunjukkan air mulai berangsur surut. Sementara itu, di Jawa Timur, banjir melanda Kabupaten Mojokerto pada Jumat (20/3).
Bencana ini menyebabkan sekitar 275 jiwa mengungsi, 146 rumah terdampak. Serta kerusakan infrastruktur berupa satu tanggul jebol, lebih dari 20 hektare lahan persawahan, dan tiga akses jalan.
Wilayah terdampak meliputi Desa Kertosari di Kecamatan Kutorejo dan Desa Jumenang di Kecamatan Mojoanyar. Hingga kini, genangan air mulai surut dengan kondisi cuaca terpantau berawan.
Di Maluku, banjir juga terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat pada Sabtu (21/3). Bencana ini berdampak pada sekitar 177 kepala keluarga serta rumah warga di Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang dan Desa Piru, Kecamatan Seram Barat.
“Secara umum, kondisi banjir di wilayah terdampak mulai surut,” kata Abdul Muhari. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi selama masa peralihan musim, terutama di periode libur Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....