BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di NTT

  • 22 Mar 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan potensi banjir rob di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur
  • Peringatan dini kepada masyarakat pesisir
  • Banjir rob berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di pelabuhan dan wilayah pesisir

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan potensi banjir rob di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur. Fenomena ini diprediksi terjadi pada 22 hingga 24 Maret 2026 di sejumlah wilayah perairan.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Yandri Anderudson Tungga menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat pesisir. Wilayah terdampak meliputi pesisir Flores-Alor, Sumba, Sabu-Raijua, serta Timor-Rote.

“Masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap potensi banjir rob yang terjadi pada 22 hingga 24 Maret. Kondisi ini dipengaruhi fase bulan baru dan perigee yang meningkatkan ketinggian air laut,” ujar Yandri, Minggu, 22 Maret 2026.

BMKG menjelaskan fenomena ini dipicu fase bulan baru pada 19 Maret dan perigee pada 22 Maret. Kombinasi tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di wilayah pesisir NTT.

Selain itu, faktor angin, tinggi gelombang, dan hujan sedang hingga lebat turut memengaruhi dinamika pesisir. Kondisi tersebut dapat memperbesar potensi terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah terdampak.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini yang berlaku mulai Minggu hingga Selasa, 22 sampai 24 Maret. Masyarakat diminta siaga menghadapi potensi kenaikan air laut yang dapat menggenangi daratan pesisir.

Banjir rob berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di pelabuhan dan wilayah pesisir. Kegiatan bongkar muat, tambak garam, perikanan, hingga ekonomi lokal dapat terdampak.

BMKG juga mengingatkan potensi gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter di perairan Sabu-Raijua. Pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca maritim.

Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi BMKG serta segera melaporkan kondisi darurat di lapangan. Informasi cuaca maritim dapat diakses melalui layanan resmi BMKG secara daring maupun kontak langsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....