Forum RI–Finlandia, Nezar Patria Bahas Data dan Ketahanan Siber
- 06 Mar 2026 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, pentingnya pengelolaan data dan konten digital masyarakat Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam Forum Indonesia–Finland Roundtable on Data Sovereignty and Cyber Resilience, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Pengelolaan data itu diungkapkannya menjadi fondasi penting, untuk melatih kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dunia. Ditengah perkembangan digital saat ini, data bukan sekedar informasi pribadi masyarakat, namun sebagai bahan baku utama pengembangan AI.
Dijelaskan Wamenkomdigi, setiap aktivitas masyarakat di berbagai platform digital, dapat menjadi model bisnis dan model AI yang bernilai tinggi. Untuk itu ditegaskannya, negara harus memastikan hak dan nilai ekonomi data dan konten digital masyarakat tidak hilang.
"Platform global seperti Google, Meta, dan TikTok mengumpulkan dan mengolah data dalam skala besar. Data tersebut kemudian dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi berbasis big data dan kecerdasan buatan," kata Nezar dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.
Lebih lanjut ia mengingatkan, tantangan pengelolaan data untuk pengembangan AI juga tidak hanya meliputi pada perlindungan data pribadi. Namun terdapat konten publik seperti karya jurnalistik dan tulisan akademik, juga berpotensi digunakan untuk melatih mesin AI.
Wamenkomdigi mencontohkan, langkah The New York Times yang membatasi akses kontennya untuk digunakan melatih mesin AI seperti OpenAI. Hal ini dikatakannya, menunjukkan bahwa gaya penulisan dan konten berita, memiliki nilai ekonomi dan hak kekayaan intelektual.
"Jika tidak diatur, karya jurnalis, akademisi, dan kreator Indonesia bisa menjadi bahan latih AI global tanpa kesepakatan yang jelas. Nilai tambahnya dinikmati pihak lain," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....