BI Kalbar Luncurkan Kas Keliling untuk Penukaran Uang

  • 20 Feb 2026 14:00 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Layanan penukaran uang tunai melalui mobil kas keliling menjadi bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di Pontianak pada Kamis, 19 Februari 2026 di halaman masjid Mujahidin Pontianak. Program ini digelar oleh Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang layak edar menjelang Hari Raya Idul Fitri akan digelar hingga tanggal 12 Februari mendatang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, mengatakan layanan penukaran tahun ini terintegrasi dengan aplikasi Pintar. Melalui aplikasi berbasis website www.pintar.bi.go.id, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran agar pelayanan lebih tertib dan efisien.

“Penukaran uang rupiah di SERAMBI ini kami menyediakan aplikasi Pintar yang bisa diakses melalui website, sehingga masyarakat bisa menentukan kapan harus menukar dan di mana lokasinya,” ujar Doni saat diwawancarai oleh media setelah acara pembukaan SERAMBI 2026.

Selain mobil kas keliling, sebanyak 37 perbankan di Kalimantan Barat juga terlibat dalam layanan penukaran uang. Seluruh titik layanan dapat dipantau melalui aplikasi Pintar sehingga masyarakat cukup mengakses satu kanal informasi. “Ada 37 perbankan yang melakukan pelayanan penukaran dan lokasinya ada di aplikasi Pintar. Jadi masyarakat tinggal akses itu saja untuk memenuhi kebutuhan uang layak edar,” kata Doni.

Doni menjelaskan kebutuhan uang layak edar meningkat signifikan menjelang hari besar keagamaan. Tradisi berbagi uang baru kepada keluarga menjadi salah satu faktor tingginya permintaan tersebut. “Dari Rp2,6 triliun kini meningkat menjadi Rp3,6 triliun. Biasanya setiap hari raya ada tradisi bagi-bagi uang dan harus dalam kondisi bagus, itu yang kami siapkan,” kata Doni.

Meski demikian, sebagian masyarakat mengaku masih mengalami kendala dalam penggunaan sistem online untuk melakukan pemesanan penukaran. Beberapa warga berharap tetap tersedia layanan antre langsung tanpa registrasi digital.

Salah satunya adalah Sri dan Mia. Mereka mengaku sering kesulitan jika mengakses sesuatu berbau digital. Rencana Mia setelah dari pasar murah SERAMBI mereka ingin menukarkan uang, namun niat itu mereka urungkan setelah mengetahui harus melalui aplikasi online. "Tadi mau tukar uang rencananya, tapi katanya harus pakai aplikasi online dulu, malas ah saya kalau online begitu ribet. Kenapa gak langsung saja?", kata Mia.

Begitu juga dengan Sri yang berharap bahwa untuk layanan penukaran uang ini juga harus menerima sistem offline agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Bagi yang paham online enak, tapi bagi kami yang sudah tua agak susah,” ungkap Sri, salah seorang warga.

Untuk informasi lokasi dan jadwal penukaran uang bisa di cek melalui aplikasi pintar dan website resmi www.pintar.bi.go.id. Bank Indonesia memastikan layanan kas keliling dan perbankan tetap dioptimalkan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan aman dan tertib. Program ini diharapkan dapat menjaga kualitas uang yang beredar sekaligus mendukung kelancaran transaksi selama Ramadan dan Idul Fitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....