BNPB Intensif Pantau Empat Gunung Berstatus Siaga
- 19 Feb 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Aktivitas empat gunung api berstatus Siaga atau Level III kini dalam pemantauan ketat pemerintah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan langkah mitigasi diperkuat guna mengantisipasi potensi erupsi dan dampak lanjutan bagi masyarakat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan pemantauan dilakukan secara intensif. Upaya ini menjadi bagian dari strategi kesiapsiagaan nasional menghadapi peningkatan aktivitas vulkanik.
“Pemantauan dilakukan secara intensif sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi erupsi. Maupun dampak lanjutan terhadap masyarakat di sekitar gunung api,” kata Abdul Muhari, Kamis, 19 Februari 2026.
Empat gunung api yang saat ini berstatus Siaga yakni Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, Gunung Merapi dan Gunung Semeru juga berada pada level kewaspadaan yang sama.
Status Level III menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan lebih tinggi dari pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya yang tinggal di zona rawan bencana.
BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan kebencanaan setempat. Koordinasi ini mencakup sosialisasi jalur evakuasi dan kesiapan tempat pengungsian apabila terjadi peningkatan aktivitas yang lebih signifikan.
Selain itu, BNPB memperbarui informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi tidak akurat dan memastikan setiap kebijakan berbasis data ilmiah.
Abdul mengimbau masyarakat agar mematuhi rekomendasi teknis dari PVMBG dan pemerintah daerah. Warga diminta menjauhi radius bahaya, termasuk wilayah yang berpotensi terdampak material vulkanik maupun aliran sungai berhulu dari puncak atau kawah aktif.
BNPB menegaskan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi erupsi. Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting untuk meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan bersama
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....