Snackpacking Jadi Tren Baru Gen Z, Pasar Tradisional Kian Diminati Wisatawan
- 20 Jul 2026 11:43 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Tren wisata snackpacking semakin populer di kalangan Generasi Z sebagai cara baru menikmati perjalanan dengan menjelajahi aneka jajanan lokal di pasar tradisional. Mengutip informasi dari Kementerian Pariwisata, tren ini tidak hanya berfokus pada kuliner, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan budaya dan kehidupan masyarakat setempat.
Berbeda dengan wisata konvensional yang berpusat pada destinasi alam atau tempat ikonik, snackpacking mengajak wisatawan menjadikan pasar tradisional sebagai tujuan utama. Selain menawarkan pengalaman yang lebih autentik, aktivitas ini juga dinilai ramah di kantong karena pengunjung dapat mencicipi beragam makanan khas dengan biaya yang relatif terjangkau.
Fenomena tersebut turut didorong oleh kebiasaan Gen Z yang gemar membagikan pengalaman kuliner melalui media sosial. Suasana pasar yang unik, jajanan tradisional, hingga interaksi dengan para pedagang menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Sejumlah pasar tradisional di berbagai wilayah Indonesia kini menjadi destinasi favorit untuk snackpacking. Di antaranya Pasar 16 Ilir di Palembang dengan pempek, tekwan, dan kemplang; Pasar Santa di Jakarta yang memadukan kuliner tradisional dengan konsep kreatif; Pasar Terapung Lok Baintan di Banjarmasin yang menawarkan pengalaman berbelanja dari atas perahu; Pasar Ngasem di Yogyakarta dengan jajanan pasar dan gudeg; hingga Pasar Hamadi di Jayapura yang menyajikan beragam makanan khas Papua.
Selain menjadi sarana mengenal kuliner lokal, aktivitas ini juga memberi kesempatan bagi wisatawan untuk mengeksplorasi budaya daerah. Beberapa pasar bahkan berada dekat dengan destinasi wisata lainnya sehingga pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke lokasi bersejarah atau objek wisata setelah berburu jajanan.
Kementerian Pariwisata menilai tren snackpacking berpotensi memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Meningkatnya kunjungan ke pasar tradisional diharapkan mampu memperkuat peran UMKM, memperluas promosi kuliner daerah, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.
Dengan memadukan wisata kuliner, budaya, dan interaksi langsung dengan masyarakat, snackpacking dinilai menjadi salah satu tren perjalanan yang relevan bagi generasi muda. Selain menawarkan pengalaman yang lebih personal dan autentik, tren ini juga ikut memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada wisatawan dari berbagai daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....