Hari Jamu Nasional 2026, Momentum Lestarikan Warisan Herbal Nusantara

  • 28 Mei 2026 16:25 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Tanggal 27 Mei 2026 menjadi hari istimewa bagi masyarakat Indonesia. Selain bertepatan dengan suasana Hari Raya Idul Adha, tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari Jamu Nasional, sebuah momentum untuk mengangkat kembali kekayaan budaya herbal tradisional Indonesia.

Peringatan Hari Jamu Nasional pertama kali dicanangkan pada 27 Mei 2008 oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Penetapan itu dilakukan sebagai bentuk pengakuan terhadap jamu sebagai warisan budaya sekaligus identitas bangsa Indonesia.

Jamu sendiri telah lama dikenal sebagai minuman tradisional berbahan alami yang diracik dari berbagai rempah dan tanaman herbal. Tradisi ini diwariskan secara turun temurun dan masih terus bertahan di tengah perkembangan zaman modern.

Pengakuan dunia terhadap budaya jamu semakin menguat setelah UNESCO resmi menetapkan budaya sehat jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 6 Desember 2023. Penetapan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia karena jamu dinilai memiliki nilai budaya, kesehatan, dan sosial yang kuat.

Budaya jamu juga dianggap tidak hanya berkaitan dengan pengobatan tradisional, tetapi mencerminkan hubungan masyarakat Indonesia dengan alam. Beragam bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak, hingga kencur menjadi bagian penting dalam tradisi tersebut.

Peringatan Hari Jamu Nasional diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan leluhur. Di tengah tren gaya hidup sehat saat ini, jamu dinilai tetap relevan sebagai minuman tradisional yang memiliki manfaat bagi kesehatan sekaligus menjadi kebanggaan budaya Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....