Cemilan Cakwe yang tak akan lekang oleh waktu
- 28 Apr 2026 10:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Cakwe sebuah kudapan legendaris yang sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia. Makanan berbahan dasar tepung terigu ini memiliki ciri khas berupa tekstur yang berongga di dalam dan renyah di luar, makanan ini biasanya di sandingkan dengan makanan odading
Dengan bentuknya yang panjang dan saling berdempetan, cakwe bukan sekadar makanan, melainkan simbol sejarah kuliner yang dibawa oleh imigran Tionghoa dan berakulturasi dengan budaya lokal. Di Indonesia, cakwe telah bertransformasi menjadi jajanan pasar yang sangat populer dan terjangkau.
Aroma gurih yang keluar dari penggorengan besar milik pedagang seringkali menjadi magnet bagi siapa saja yang lewat, menjadikannya pilihan favorit untuk mengganjal perut di pagi atau sore hari dengan didampingi seduhan teh maupun kopi. Meski terlihat sederhana, cakwe memiliki daya tarik universal yang melintasi batas usia dan kelas sosial, mulai dari anak sekolah hingga pekerja kantoran.
Menikmatinya selagi hangat adalah kunci utama untuk mendapatkan pengalaman rasa terbaik, sebelum teksturnya berubah menjadi sedikit alot karena terpapar udara. Adapun cara agar cakwe yang mengembang sempurna dan berongga di dalam memang membutuhkan sedikit kesabaran, terutama pada proses pendiaman adonan.
Bahan-Bahan
150 ml Air hangat.
1/2 sdt Baking powder.
1 sdt Ragi instan.
1 sdt Garam.
1/2 sdt Baking soda.
250 gr Tepung terigu protein sedang/tinggi.
Minyak goreng secukupnya.
1 sdt Kaldu jamur/penyedap (opsional).
Langkah Pembuatan
Campurkan tepung terigu, baking soda, baking powder, garam, dan kaldu jamur. Tuangkan air ragi sedikit demi sedikit sambil diaduk rata (campurkan air hangat dengan ragi instan, diamkan selama 5-10 menit hingga muncul buih (tanda ragi aktif)).
Uleni adonan hingga kalis (tidak menempel di tangan), namun jangan terlalu kuat agar seratnya tidak keras. Olesi permukaan adonan dengan sedikit minyak agar tidak kering.
Tutup wadah dengan kain lembap atau plastic wrap, diamkan adonan minimal 3-4 jam, semakin lama didiamkan (hingga 6 jam), rongga di dalam cakwe akan semakin bagus, Kempeskan adonan, lalu gilas memanjang dengan ketebalan sekitar 0,5 cm. Potong-potong adonan selebar 2 cm.
Tumpuk dua potongan adonan, lalu tekan bagian tengahnya secara memanjang menggunakan sumpit atau punggung pisau agar keduanya merekat kuat. Kemudian panaskan minyak dalam jumlah banyak, sebelum dimasukkan, tarik perlahan adonan cakwe hingga memanjang, goreng dalam minyak panas sambil terus dibolak-balik agar mengembang merata dan berwarna cokelat keemasan.
Tips Agar Cakwe Anti-Gagal
Pastikan Minyak Panas: Jika minyak kurang panas, cakwe tidak akan mengembang dan justru menyerap banyak minyak. Saat menggoreng, putar-putar cakwe menggunakan sumpit agar panasnya merata ke seluruh sisi kemudian adonan yang terlalu tebal saat digilas akan membuat bagian tengahnya sulit matang dan tidak berongga.
Cakwe adalah bukti nyata serta bertahan selama berabad-abad dan tetap relevan hingga saat ini, kebahagiaan kecil didapat dari jajanan tradisional. Cakwe akan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan kuliner nusantara yang selalu dirindukan kelezatannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....