Cecah Gayo : Kelezatan Khas Gayo Lues yang Wajib di Coba Saaat lebaran
- 23 Mar 2026 21:32 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Kabupaten Gayo Lues tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga kekayaan kulinernya yang unik dan autentik. Salah satu hidangan tradisional yang wajib dicicipi saat berkunjung ke daerah ini adalah cecah reraya, sajian khas yang sarat cita rasa dan nilai budaya.
Cecah reraya, yang juga dikenal dengan sebutan cecah kekulit, merupakan olahan berbahan dasar daging, kulit, jantung, dan hati kerbau atau lembu. Seluruh bahan tersebut dimasak dengan perpaduan rempah-rempah alami seperti daun sereh dan lengkuas, serta bumbu khas Aceh berupa air perasan kayu uweng atau tingkem. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang khas—gurih, sedikit asam, dan begitu menggugah selera.
Keunikan cecah reraya tidak hanya terletak pada bahan dan cara pengolahannya, tetapi juga pada momen penyajiannya. Masyarakat Gayo Lues biasanya menghadirkan hidangan ini sebagai menu sahur selama bulan Ramadan. Kandungan gizinya yang tinggi dipercaya mampu memberikan energi untuk menjalani ibadah puasa sepanjang hari.
Tak hanya itu, cecah kekulit juga menjadi sajian istimewa saat menyambut tamu di hari raya Idul Fitri. Kehadirannya di meja makan bukan sekadar hidangan, tetapi juga simbol keramahan dan penghormatan kepada tamu yang datang bersilaturahmi.
Melalui cecah reraya, kita dapat melihat bagaimana tradisi kuliner menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Gayo Lues. Setiap suapan menghadirkan cerita tentang kebersamaan, tradisi, dan kearifan lokal yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Jadi, jika Anda berkesempatan mengunjungi Kabupaten Gayo Lues, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi cecah reraya—kuliner khas yang bukan hanya lezat, tetapi juga kaya akan makna budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....