Sering Konsumsi Makanan Kukusan Saat Puasa, Perhatikan Hal Ini!
- 16 Mar 2026 17:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Tren mengonsumsi makanan kukusan, kini tengah marak di kalangan masyarakat. Berbagai kudapan yang dikukus seperti umbi-umbian, kacang tanah, jagung manis, hingga buah pisang, juga menjadi incaran untuk santap sahur dan berbuka.
Menanggapi fenomena ini, Dosen Program Studi Gizi Universitas Alma Ata Yogyakarta, Hastrin Hositanisita menilai jika konsumsi makanan tersebut termasuk perubahan ke arah yang positif. Menurutnya, kini masyarakat sudah semakin sadar dengan penerapan gaya hidup sehat.
“Seringnya masyarakat itu kalau buka puasa biasanya gorengan. Nah, dengan beralih mengonsumsi kukusan, tentu merupakan perubahan yang baik. Karena memang lebih sehat dari proses pengolahannya,” ucapnya, Senin, 16 Maret 2026.
Meski begitu, Hastrin menyebut jika faktor keseimbangan gizi seperti asupan protein juga perlu diperhatikan saat menjalankan ibadah puasa. Mengingat, mayoritas makanan kukusan yang dijual di pasaran masih didominasi sumber karbohidrat.
“Karena kebutuhan protein itu sebenarnya tidak tergantikan dengan zat gizi lainnya. Contohnya, energi bisa didapat dari karbohidrat maupun lemak. Akan tetapi untuk mengganti sel-sel yang rusak dan pertumbuhan tubuh itu membutuhkan protein,” katanya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengonsumsi sumber protein. Sehingga, gizi dari makanan kukusan dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
“Jadi asupan protein seperti daging baik yang merah maupun putih, ikan, ayam, tempe, tahu, dan kacang-kacangan yang lain itu juga masih dibutuhkan,” ujarnya.
Hastrin menambahkan, asupan sumber protein juga bisa diolah dengan cara yang lebih sehat. Sehingga, kandungan nutrisinya bisa terjaga dengan lebih baik.
“Kalau biasanya kita memasaknya itu digoreng, maka bisa diganti dibacem atau dikukus. Atau kita bisa membeli makanan seperti siomay atau gado-gado di mana itu sudah lengkap ada karbohidrat dan proteinnya juga,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....