Lima Makanan Musim Panas yang Diam-Diam Bisa Bikin Berat Badan Naik

  • 19 Jul 2026 16:26 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Cuaca panas sering membuat orang memilih makanan dan minuman yang terasa segar. Namun, sejumlah hidangan yang identik dengan musim panas ternyata mengandung kalori, gula, atau natrium yang cukup tinggi sehingga berpotensi memicu kenaikan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.

Dikutip dari The Korea Times, salah satu makanan yang perlu diperhatikan adalah mie dingin. Meski terasa ringan dan menyegarkan, satu porsinya dapat mengandung sekitar 500 hingga 700 kalori. Selain tinggi karbohidrat, kuah mie dingin juga kerap mengandung gula dan natrium dalam jumlah besar.

Hidangan mie dengan kuah susu kedelai juga sering dianggap sehat karena berbahan dasar kedelai. Namun, perpaduan mi dan kuah susu kedelai yang kental membuat kandungan kalorinya dapat mencapai 700 hingga 900 kalori per porsi, terlebih jika ditambahkan gula.

Makanan penutup berbahan es serut juga perlu dikonsumsi dengan bijak. Tambahan susu kental manis, sirup, es krim, kue beras, dan aneka topping membuat satu porsi hidangan ini dapat mengandung lebih dari 700 kalori dan gula dalam jumlah tinggi.

Buah semangka memang rendah kalori dan memiliki kandungan air yang tinggi. Namun, mengonsumsinya dalam porsi berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan kalori dan gula alami (fruktosa), sehingga berpotensi menghambat upaya menjaga berat badan. Ahli gizi menyarankan konsumsi buah sekitar 200 hingga 300 gram per porsi dan dipadukan dengan sumber protein seperti yogurt atau kacang-kacangan.

Selain makanan, minuman manis seperti frappe, smoothie, teh susu, dan kopi dengan tambahan gula juga menjadi penyumbang kalori yang sering tidak disadari. Beberapa jenis minuman tersebut dapat mengandung 300 hingga 600 kalori per sajian, bahkan mendekati kebutuhan kalori satu kali makan.

Para ahli mengingatkan bahwa tidak ada makanan yang sepenuhnya harus dihindari. Kunci menjaga berat badan tetap ideal adalah mengatur porsi makan, membatasi tambahan gula dan topping, serta menyeimbangkannya dengan aktivitas fisik dan pola makan bergizi seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....