Sekda Kaimana Resmikan SMK Harapan, Siapkan SDM Kesehatan Berkualitas

  • 17 Jul 2026 12:26 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kaimana, Donald R. Wakum, secara resmi meresmikan operasional SMK Harapan Kaimana pada Jumat (17/7/2026). Grand opening sekolah vokasi tersebut menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan kejuruan di Kabupaten Kaimana, khususnya dalam mencetak tenaga kesehatan yang siap bersaing di dunia kerja.

Peresmian yang berlangsung di halaman SMP Negeri 2 Kaimana itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana Drs. Ray Ratu, D.Com., Kepala Bappeda Abdul Rahim Furuada, Kepala Dinas Kesehatan Arifin Sirfefa, Kabag SDM Polres Kaimana Kompol Ferdinandus Mardi, tokoh pendidikan Silas Jarfi, Kepala SMP Negeri 2 Kaimana Asfia Puarada, dewan guru, peserta didik SMK Harapan, para orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Donald R. Wakum menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Generasi Emas Papua yang dinilai telah mengambil langkah strategis dengan menghadirkan sekolah menengah kejuruan berbasis kesehatan di Kabupaten Kaimana. Menurutnya, kehadiran SMK Harapan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi.

"Yayasan Generasi Emas Papua telah membantu Pemerintah Kabupaten Kaimana dengan menghadirkan salah satu sekolah kejuruan yang diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap mengaktualisasikan keahlian mereka, khususnya di bidang kesehatan. Kehadiran SMK Harapan Kaimana merupakan langkah penting dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang siap bekerja di lapangan," ujar Donald.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kaimana akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan di SMK Harapan Kaimana, meskipun saat ini pemerintah daerah masih menghadapi berbagai keterbatasan anggaran.

"Tentu pemerintah daerah akan berupaya mendukung kelangsungan pendidikan SMK Harapan Kaimana. Meski berada di tengah keterbatasan anggaran, hal ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama untuk memajukan pendidikan di daerah," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Generasi Emas Papua, Elia Kombado, menegaskan bahwa pendirian SMK Harapan Kaimana dilandasi keyakinan bahwa anak-anak Papua memiliki potensi yang sama dengan daerah lain. Menurutnya, yang dibutuhkan adalah kesempatan, akses pendidikan yang memadai, serta fasilitas yang setara.

"Kami hadir dengan satu keyakinan mutlak bahwa anak-anak Papua tidak kekurangan kecerdasan. Mereka hanya membutuhkan kesempatan, akses, dan fasilitas yang setara untuk membuktikannya," tegas Elia.

Ia menjelaskan, SMK Harapan Kaimana yang sementara masih menggunakan gedung SMP Negeri 2 Kaimana telah mengantongi legalitas dan izin operasional dari pemerintah melalui Nomor 503/03/DPMPTSP-TK/III/2026, sehingga siap menyelenggarakan pendidikan kesehatan yang kredibel, akuntabel, dan diakui secara nasional.

Pada tahun ajaran perdana, SMK Harapan Kaimana membuka tiga program keahlian, yakni Program Keperawatan dengan 54 siswa yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel), Program Farmasi Klinis dan Komunitas sebanyak 14 siswa dalam satu rombel, serta Program Teknologi Laboratorium Medik dengan sembilan siswa dalam satu rombel. Secara keseluruhan, sekolah tersebut menerima 74 peserta didik baru yang terbagi dalam empat rombongan belajar.

Untuk menjamin mutu pendidikan, yayasan juga telah merekrut tenaga pendidik dan kependidikan sesuai standar kompetensi. Formasi tersebut meliputi satu guru muatan lokal, dua guru produktif keperawatan, dua guru produktif farmasi berkualifikasi S1 Profesi, dua guru produktif laboratorium medik, dua staf tata usaha, serta dua staf pendukung.

Grand opening SMK Harapan Kaimana mengusung tema "Membuka Gerbang Harapan, Meniti Masa Depan Cerah Bersama SMK Harapan." Tema tersebut menjadi komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas, sekaligus menjadi wadah lahirnya generasi muda Kaimana yang unggul, profesional, dan siap menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....