Dompet di Saku Belakang Ganggu Postur Duduk

  • 17 Jul 2026 10:05 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kebiasaan menyimpan dompet di saku belakang celana masih sering dilakukan, terutama oleh laki-laki. Meski tampak sepele, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi postur tubuh saat duduk. Dalam jangka waktu lama, posisi duduk yang tidak seimbang berpotensi meningkatkan risiko nyeri punggung bawah hingga iritasi saraf pada sebagian orang.

Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan menjelaskan, nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) merupakan gangguan pada sistem otot dan rangka yang dapat dipicu berbagai faktor. Di antaranya postur tubuh yang kurang ergonomis, beban statis yang berlangsung lama, hingga aktivitas berulang yang memberi tekanan pada otot dan persendian.

"Otot yang menerima beban statis secara berulang-ulang dan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan keluhan berupa kerusakan pada sendi, ligamen, dan tendon," tulis Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan dalam artikel Mengenal Low Back Pain (LBP).

Salah satu kebiasaan yang dinilai dapat memengaruhi postur tubuh adalah duduk dengan dompet tebal di saku belakang. Saat seseorang duduk di atas dompet, posisi panggul dapat menjadi tidak sejajar sehingga beban tubuh bertumpu secara tidak merata. Kondisi ini membuat otot dan jaringan di sekitar punggung bawah bekerja lebih keras untuk mempertahankan keseimbangan tubuh.

Sejumlah penelitian medis menyebut kondisi tersebut sebagai wallet neuritis atau back-pocket sciatica. Istilah ini merujuk pada keluhan yang muncul akibat tekanan berulang pada area bokong sehingga dapat mengiritasi saraf skiatik, terutama bila seseorang duduk dalam waktu lama dengan dompet berada di saku belakang.

Laporan ilmiah yang dipublikasikan melalui National Library of Medicine menjelaskan, tekanan berkepanjangan dari dompet di saku belakang dapat berkontribusi terhadap iritasi saraf skiatik pada sebagian orang. Risiko tersebut umumnya meningkat apabila dompet berukuran tebal, kebiasaan duduk berlangsung lama, serta disertai postur tubuh yang kurang baik.

Meski demikian, kebiasaan menyimpan dompet di saku belakang tidak selalu menimbulkan gangguan kesehatan pada setiap orang. Besarnya risiko dipengaruhi berbagai faktor, seperti ketebalan dompet, lama duduk, kondisi otot, hingga postur tubuh masing-masing.

Untuk mengurangi risiko, masyarakat dapat memindahkan dompet ke saku depan atau tas saat akan duduk dalam waktu lama, misalnya ketika bekerja di depan komputer, mengemudi, atau melakukan perjalanan jauh. Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga postur tubuh tetap seimbang sekaligus mengurangi tekanan pada punggung bawah dan area sekitar saraf skiatik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....