Sudah Hidup Sehat tapi Tiba-Tiba Kena Batu Ginjal? Ini Penyebab Tersembunyinya
- 17 Jul 2026 00:03 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Penyakit batu ginjal sering kali dianggap hanya menyerang orang dengan gaya hidup tidak sehat atau lansia. Namun, fakta medis terbaru menunjukkan bahwa individu yang aktif bergerak dan terlihat bugar pun bisa tiba-tiba mengalami kondisi menyakitkan ini.
Kurangnya asupan cairan harian menjadi salah satu pemicu utama yang sering tidak disadari oleh orang-orang sehat. Ketika tubuh kekurangan air, urine akan menjadi lebih pekat sehingga mineral seperti kalsium dan oksalat mudah mengkristal di dalam ginjal.
Selain dehidrasi, tren diet tinggi protein dan rendah karbohidrat yang populer di kalangan pencinta kebugaran juga menyimpan risiko tersembunyi. Konsumsi protein hewani yang berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat sekaligus menurunkan zat sitrat, yaitu senyawa alami yang berfungsi mencegah pembentukan batu ginjal.
Faktor genetik atau riwayat keluarga juga memegang peranan penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Seseorang yang memiliki anggota keluarga pengidap batu ginjal memiliki risiko jauh lebih tinggi, meskipun mereka sudah menjaga pola makan dengan sangat ketat.
Di samping itu, konsumsi suplemen kesehatan secara sembarangan seperti vitamin C dosis tinggi atau suplemen kalsium kerap menjadi bumerang. Zat sisa dari suplemen yang tidak terserap sempurna oleh tubuh akan menumpuk di saluran kemih dan lambat laun mengeras menjadi batu.
Kondisi lingkungan tempat tinggal dan cuaca yang semakin panas akibat perubahan iklim global turut memperparah risiko ini. Masyarakat yang tinggal di daerah bersuhu tinggi cenderung kehilangan banyak cairan melalui keringat, sehingga risiko pembentukan kristal urine meningkat drastis jika tidak diimbangi dengan minum air yang cukup.
Untuk mencegahnya, para ahli menyarankan setiap orang untuk tetap menghidrasi tubuh secara konsisten dan melakukan pemeriksaan urine secara berkala. Langkah deteksi dini dan perubahan gaya hidup yang seimbang terbukti efektif dalam meminimalkan risiko serangan batu ginjal yang datang tiba-tiba.
Sumber
- Kementerian Kesehatan RI / Rumah Sakit Royal Progress: Menjelaskan mekanisme penumpukan zat kimia (kalsium, oksalat, asam urat) dalam urine akibat dehidrasi dan pola diet.
- Harvard Health / Gleneagles Hospital: Memaparkan bagaimana konsumsi makanan "sehat" yang tinggi oksalat (seperti bayam) dan konsumsi protein hewani berlebih dapat memicu pembentukan batu ginjal.
- National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK): Menjelaskan bagaimana dehidrasi pekat memicu kristalisasi mineral di saluran kemih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....