Penuhi Cairan dan Nutrisi agar Tetap Bugar saat Cuaca Panas

  • 17 Jul 2026 10:49 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Menghadapi lonjakan suhu ekstrem selama musim panas, menjaga asupan nutrisi yang tepat menjadi kunci utama untuk mempertahankan kebugaran dan menghindari dehidrasi. Menariknya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa protein sensor panas pada pusat kendali nafsu otak secara alami akan menekan nafsu makan dan menciptakan sensasi kenyang palsu saat cuaca terik melanda.

Meskipun nafsu makan menurun, tubuh tetap membutuhkan pasokan nutrisi, vitamin C, serta cairan kaya elektrolit alami seperti air kelapa muda dan jeruk segar untuk memulihkan stamina. Sebagai pengganti menu berat yang sulit dicerna, masyarakat disarankan beralih ke sumber protein dingin yang lebih ringan seperti telur rebus, salad tuna, atau olahan kacang-kacangan.

Guna menjaga keseimbangan cairan tubuh, konsumsi minuman elektrolit rumahan seperti air lemon dengan tambahan sedikit garam dan gula sangat dianjurkan. Minuman alami ini tidak hanya efektif mengembalikan cairan yang hilang akibat keringat, tetapi juga ampuh mengatasi rasa lelah dan pusing akibat cuaca menyengat.

Untuk pilihan buah dan sayur, mentimun yang mengandung 95% air serta semangka dengan kadar air 92% menjadi opsi terbaik untuk menghidrasi lambung. Menambahkan daun mint atau ekstrak aloe vera ke dalam minuman juga sangat direkomendasikan karena terbukti memberikan efek sejuk instan serta meredakan gangguan pencernaan akibat panas.

Hal yang mengejutkan adalah konsumsi bawang merah segar dan sedikit cabai dalam batas wajar ternyata sangat membantu tubuh menangkal sengatan matahari. Kandungan kuersetin pada bawang berfungsi sebagai anti-alergi penangkal sunstroke, sedangkan zat kapsaisin pada cabai bertugas mengirim sinyal ke otak untuk menurunkan suhu tubuh melalui keringat.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk mebatassi konsumsi jus kemasan komersial, minuman beralkohol, serta kopi pekat di saat cuaca menyengat. Sifat diuretik pada bahan-bahan tersebut justru akan merangsang sistem perkemihan untuk membuang cairan tubuh jauh lebih cepat di kala terik.

Pada akhirnya, kunci utama menjaga kebugaran di musim panas adalah memilah asupan yang ringan, menyegarkan, serta tinggi kandungan mineral alami. Membiasakan diri memperhatikan warna urine dan rutin meminum air sebelum rasa haus muncul akan menjadi benteng pertahanan terbaik bagi kesehatan tubuh. (Kamilia Atiqah Zahra - UNPAK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....