Simak Tips Mengusir Nyamuk Secara Alami agar Rumah Lebih Nyaman

  • 16 Jul 2026 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tanaman beraroma seperti serai wangi, lavender, kemangi, mint, dan rosemary dapat diletakkan di teras dan jendela untuk mengusir nyamuk karena aromanya tidak disukai nyamuk.
  • Minyak esensial citronella, eucalyptus, peppermint, lavender, dan tea tree dapat disebarkan menggunakan diffuser untuk mengurangi nyamuk tanpa meninggalkan bau menyengat seperti bahan kimia.
  • Menjaga kebersihan dengan menghilangkan genangan air pada ember, pot tanaman, dan talang adalah penting untuk mencegah perkembangbiakan dan perteluran nyamuk.
RRI.CO.ID, Jakarta - Nyamuk sering menjadi “tamu” yang mengganggu kenyamanan di dalam rumah, terutama saat kelembaban udara meningkat di musim kemarau. Gigitan nyamuk dapat menimbulkan rasa gatal yang tidak nyaman, terutama saat malam hari.

Selain itu, nyamuk juga dapat membawa berbagai penyakit, seperti demam berdarah, malaria, chikungunya, demam kuning, dan sebagainya. Oleh karena itu, penggunaan bahan-bahan alami dapat menjadi alternatif yang aman untuk mengusir nyamuk di rumah.

Melansir dari berbagai laman kesehatan, berikut lima tips mengusir nyamuk menggunakan bahan-bahan alami:

1. Meletakkan tanaman beraroma


Salah satu cara alami yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman seperti serai wangi, lavender, kemangi, mint, dan rosemary dikenal memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk.

Tanaman tersebut dapat diletakkan di teras, dekat jendela, maupun di dalam ruangan yang memiliki pencahayaan cukup. Selain membantu mengurangi keberadaan nyamuk, tanaman ini juga membuat rumah terasa lebih segar dan asri.

2. Menggunakan essential oil (minyak esensial)


Minyak esensial yang biasa digunakan untuk mengharumkan ruangan dan memberi rasa rileks ini juga dapat mengusir nyamuk. Minyak esensial beraroma citronella, eucalyptus, peppermint, lavender, maupun tea tree dapat disebarkan menggunakan diffuser.

Tak seperti produk berbahan kimia, minyak esensial dapat membantu mengurangi nyamuk tanpa meninggalkan bau menyengat. Namun, penggunaannya tetap perlu mengikuti petunjuk agar aman bagi seluruh penghuni rumah.


3. Menjaga kebersihan


Kebersihan ruangan perlu diperhatikan dengan rutin menyapu, mengepel, dan membuang barang yang tidak terpakai. Selain itu, menghilangkan tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk juga penting untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Genangan air pada ember, pot tanaman, talang, maupun wadah lainnya perlu segera dibersihkan supaya nyamuk tidak bertelur. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

4. Menggunakan bawang putih


Aroma menyengat yang dimiliki bawang putih juga tidak disukai oleh nyamuk, sehingga membantu mengurangi keberadaannya di dalam rumah. Selain ampuh, bahan ini mudah ditemukan di hampir setiap dapur rumah tangga.

Bawang putih dapat direbus, lalu air rebusannya dimasukkan ke botol dan disemprotkan pada area yang didatangi nyamuk. Cara ini bisa menjadi alternatif alami bagi masyarakat yang ingin mengurangi penggunaan bahan kimia.


5. Memastikan sirkulasi udara tetap baik


Menyalakan kipas angin dapat membantu mengurangi gangguan nyamuk karena hembusan angin membuat nyamuk kesulitan terbang dan mendekati manusia. Cara ini juga membuat ruangan terasa lebih sejuk, terutama saat cuaca panas di musim kemarau.

Meski sederhana, penggunaan kipas angin cukup efektif jika dipadukan dengan langkah pencegahan lainnya. Dengan menerapkan berbagai cara alami tersebut secara rutin, keluarga dapat terjaga dari gangguan nyamuk di rumah. (Shafa)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....