Fisioterapi untuk Gangguan Pernafasan Penderita TB

  • 16 Jul 2026 01:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Fisioterapi bisa diberikan bagi penderita tuberkulosis selain pemberian obat-obatan, apalagi bagi penderita dengan gangguan pernafasan. Fisioterapi salah satu bentuk pelayanan kesehatan dalam mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh manusia baik akibat cedera maupun penyakit.

Ahli Madia Farmasi RS. PKU Muhamadyah Sleman, Sutarto, saat menjadi narasumber Program Indonesia Sehat Pro1 RRI Yogyakarta mengatakan bahwa sistem yang ada didalam tubuh manusia itu diantaranya sistem pernafasan, sistem muskuloskeletal, sistem otot dan tulang serta sistem pernafasan.

“Kalau pasien dengan gangguan tuberkulosis ( tb) i seringkali mengalami gangguan mulai dari adanya dahak, penumpukan dahak, kemudian sesak yang menyerang paru-paru sipenderita,” ujar Sutarto.

Fisioterapi berguna untuk menciptakan jalan nafas atau sistem pernafasan penderita. Tujuannya agar penderita bisa bernafas lebih baik dan bisa menghilangkan penumpukan dahak.

Para medis dapat menggunakan inframerah penyinaran dalam tindakannya untuk memperbaiki otot-otot yang mengalami ketegangan, memberikan efek hangat sehingga dahak bisa mencair.

Lebih lanjut, Sutarto menjelaskan terapi bagi pasien tb bisa juga dengan cara manual terapi. Seperti pemberian tindakan latihan pernafasan, kemudian menepuk-nepukkan untuk menghilangkan perlengketan dahak.

Penyakit tb diakibatkan oleh infeksi bakteri dengan gejala batuk lebih dari 2 minggu, kemudian adanya dahak yang disertai sesak nafas. Sehingga ketika pasien sudah mengalami keluhan ini, pemberian dengan obat-obatan saja kadangkala tidak efektif karena banyaknya dahak yang sudah menumpuk dan sulit dikeluarkan.

"Dibeberapa rumah sakit pasien tb yang disertai sesak nafas biasanya harus dirawat inap. Dalam penanganannya nanti dapat dikombinasikan dengan tindakan medis, dokter, pemberian obat-obatan dan pemberian fisioterapi guna melatih pernafasan pasien agar mudah mengeluarkan dahaknya," kata Sutarto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....