Seafood Kaya Gizi, tetapi Waspadai Kandungan Natriumnya
- 15 Jul 2026 17:19 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Seafood merupakan sumber protein, omega-3, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dalam porsi yang seimbang.
- Penggunaan garam, saus, dan penyedap secara berlebihan dapat meningkatkan asupan natrium yang berisiko memicu hipertensi dan gangguan jantung.
- Memilih seafood segar serta mengolahnya dengan cara yang lebih sehat, seperti dikukus atau dipanggang, membantu menjaga nilai gizi dan cita rasanya.
RRI.CO.ID, Bogor - Hidangan seafood seperti udang, kerang, cumi, hingga ikan menjadi pilihan favorit banyak masyarakat karena cita rasanya yang gurih dan kandungan gizinya yang tinggi. Namun, di balik kelezatannya, masyarakat juga perlu memperhatikan cara pengolahan serta jumlah garam dan saus yang digunakan agar manfaat kesehatannya tetap terjaga.
Seafood dikenal sebagai sumber protein berkualitas, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang baik untuk tubuh. Kandungan nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan jantung, mendukung fungsi otak, serta membantu memperbaiki jaringan tubuh. Karena itu, konsumsi seafood secara rutin dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat.
Meski demikian, manfaat tersebut dapat berkurang apabila seafood diolah dengan penggunaan garam, kecap, saus tiram, atau penyedap secara berlebihan. Bumbu-bumbu tersebut umumnya mengandung natrium yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah berlebih, asupan natrium dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan berbagai penyakit kardiovaskular.
Selain memperhatikan kandungan natrium, porsi makan juga perlu menjadi perhatian. Mengonsumsi seafood dalam jumlah yang wajar dan diimbangi dengan sayuran serta sumber karbohidrat yang seimbang akan membantu memenuhi kebutuhan gizi tanpa memberikan beban berlebih bagi tubuh.
Cara memasak juga berpengaruh terhadap nilai gizi seafood. Mengolahnya dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang cenderung lebih sehat dibandingkan menggoreng dengan banyak minyak atau menggunakan saus yang terlalu pekat. Penggunaan rempah-rempah alami seperti bawang putih, jahe, kunyit, lada, atau perasan jeruk nipis dapat menjadi alternatif untuk memperkaya cita rasa tanpa harus menambahkan banyak garam.
Bagi sebagian orang yang memiliki riwayat hipertensi, gangguan ginjal, atau sedang menjalani pola makan rendah natrium, memilih olahan seafood dengan bumbu yang lebih ringan menjadi langkah yang bijak. Membatasi konsumsi saus instan juga dapat membantu mengendalikan asupan garam harian.
Memilih seafood yang masih segar juga tidak kalah penting. Bahan yang segar umumnya memiliki rasa alami yang lebih kuat sehingga tidak memerlukan banyak tambahan bumbu untuk menghasilkan hidangan yang lezat.
Seafood tetap menjadi pilihan menu yang bergizi dan nikmat apabila dikonsumsi secara bijak. Dengan memperhatikan porsi, mengurangi penggunaan garam dan saus tinggi natrium, serta memilih metode memasak yang lebih sehat, masyarakat dapat menikmati hidangan laut tanpa mengabaikan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....