Wali Kota Minta Pembangunan PKM Waborobo Diawasi Bersama

  • 14 Jul 2026 19:56 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pelaksanaan pekerjaan fisik rehabilitasi total UPTD Puskesmas Waborobo, Kecamatan Betoambari resmi dimulai. Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim bersama Wakil Wali Kota, Wa Ode Hamsinah Bolu pada Selsa pagi, 14 Juli 2026.

Yusran Fahim menegaskan keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung kinerja tenaga kesehatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Yusran berpesan kepada kontraktor, pelaksana proyek, dan konsultan pengawas agar menjaga kualitas pekerjaan, menyelesaikan proyek tepat waktu, serta menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara ketat.

"Peletakan batu pertama ini bukan sekadar peletakan fondasi bangunan, tetapi fondasi awal peningkatan kualitas hidup warga dan tonggak awal kemajuan layanan kesehatan," ujarnya.

Wali Kota turut mengajak masyarakat ikut menjaga dan mengawasi bersama agar proses pembangunan berjalan lancar, selesai tepat waktu dengan mutu terbaik.

"Saya memohon doa dan dukungannya agar proses pembangunan ini berjalan lancar tanpa hambatan, selesai tepat waktu dan selesai dengan mutu terbaik. mari kita jaga dan awasi bersama aset berharga ini nantinya," ajak Wali Kota.

Peletakan Batu Pertama Rehab Full Kantor Puskesmas Waborobo, Kecamatan Betoambari, oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim Bersama Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, Selasa, 14 Juli 2026 (Foto: Diskominfo Baubau)

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, menjelaskan rehabilitasi total Puskesmas Waborobo merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Baubau dalam meningkatkan pemerataan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, puskesmas yang dibangun pada 2008 dan mulai beroperasi pada 2009 tersebut akan dibangun kembali melalui DAK Fisik Bidang Kesehatan dengan masa pelaksanaan selama 150 hari, mulai 2 Juli hingga 29 November 2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp.8.221.218.000.

Pembangunan itu diharapkan menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih representatif untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Betoambari.

Puskesmas yang akan dibangun adalah Puskesmas dengan menyesuaikan prototype Integrasi Layanan Primer (ILP) sesuai ketentuan Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 dengan tujuan untuk meningkatkan pelayan kesehatan secara terintegrasi.

"Meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama wilayah kerja Puskesmas Waborobo yang merupakan daerah pengembangan kawasan perumahan di wilayah kota wilayah kerja kelurahan Labalawa dan kelurahan Waborobo," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....