Capaian Penemuan TB Sangihe 95 Persen, Santer TB Awasi Kepatuhan Pengobatan

  • 07 Jul 2026 09:41 WIB
  •  Tahuna

RRI. CO. ID, Tahuna - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, menjelaskan capaian penemuan kasus Tuberkulosis hingga saat ini telah mencapai sekitar 95 persen di daerah tersebut.

Meski penemuan kasus tergolong tinggi, keberhasilan pengobatan Tuberkulosis justru mengalami penurunan dalam empat tahun terakhir sehingga menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama seluruh tenaga kesehatan.

Menurut dr. Handry, angka keberhasilan pengobatan yang sebelumnya mencapai sekitar 95 persen kini menurun menjadi sekitar 87 persen akibat tingginya pasien putus berobat atau lost to follow up.

Kondisi tersebut menjadi tantangan utama dalam mewujudkan target eliminasi Tuberkulosis karena pasien yang menghentikan pengobatan berisiko mengalami kekambuhan, penularan, serta munculnya resistensi terhadap obat.

Mengatasi persoalan tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe menghadirkan aplikasi Senter TB yang dirancang memperkuat pengawasan kepatuhan pasien selama menjalani pengobatan melalui sistem digital terpadu modern.

"Aplikasi tersebut memiliki fitur utama Electronic Directly Observed Treatment atau e-DOT, yaitu sistem pengawasan minum obat secara langsung berbasis digital yang memudahkan pemantauan setiap hari pasien," kata dr. Handry.

Melalui fitur e-DOT, setiap pasien diwajibkan mengunggah video berdurasi maksimal tiga puluh detik setiap mengonsumsi obat, kemudian dipantau kader, puskesmas, rumah sakit, serta Dinas Kesehatan.

Seluruh informasi pasien direkam dalam dashboard yang dapat diakses Bupati, pemerintah desa, pimpinan DPRD, menampilkan perkembangan pasien positif, pengobatan, sembuh, kasus baru, maupun perpindahan pengobatan.

dr. Handry berharap pemantauan digital melalui Senter TB dapat meningkatkan kepatuhan pasien, menekan angka putus berobat, serta mengembalikan keberhasilan pengobatan Tuberkulosis mencapai target nasional kembali.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....