Penyakit Tuberkulosis di Sangihe Setiap Tahun Meningkat

  • 24 Mar 2026 10:04 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID.Tahuna- Penyakit TBC di Kabupaten Kepulauan Sangihe sejak 5 tahun terjadi peningkatan penemuan kasus. Sehingga menjadi perhatian bersama bahwa kasus Tuberkulosis ini tidak bisa dianggap remeh.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Sangihe dr. Hellen Iyong mengatakan penyakit TBC bisa menyebabkan angka kesakitan yang tinggi ketika tidak melakukan penanganan.

Dokter Iyong menegaskan ketika seseorang terkena TB paru dan tidak memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan penyakit akan lebih parah bahkan bisa menjadi sumber penularan.

"Ketika kita memiliki gejala mengarah ke sana dan kita tidak ewer dengan itu dan kita tidak memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan dan itu mungkin bisa berlarut-larut gejalanya itu nanti penyakitnya bisa lebih parah dan kita bisa menjadi sumber penularan bagi orang lain," kata dr. Iyong.

Lanjut dikatakannya jika satu orang dengan penderita TB aktif tidak cepat ditangani bisa menularkan ke 10 sampai 15 orang apalagi jika dalam rumah sangat padat penghuninya.

Masyarakat diimbau untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, memperbaiki ventilasi rumah, mengonsumsi makanan bergizi, serta menutup mulut saat batuk atau bersin. Selain itu, deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam menekan penyebaran penyakit ini.

Menurut dokter Iyong banyak hal bisa terjadi sampai ancaman kematian ketika penyakit ini tidak ditangani dengan tepat. (Alex.D)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....