Komunitas Ruang Hati: Marah Perlu Dikelola, Bukan Dipendam
- 29 Jun 2026 15:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Komunitas Ruang Hati mengingatkan masyarakat agar tidak memendam amarah karena dapat berdampak pada kesehatan mental maupun fisik. Emosi tersebut dinilai perlu dikelola dan disampaikan dengan cara yang sehat, bukan ditekan hingga menimbulkan masalah baru.
Janatul Ma'wah dari Komunitas Ruang Hati mengatakan, marah merupakan emosi yang wajar dimiliki setiap orang. Menurutnya, yang menjadi persoalan bukanlah rasa marah itu sendiri, melainkan cara seseorang mengekspresikannya.
| Baca juga: Cara Atasi Burnout pada Ibu Rumah Tangga |
"Marah itu bukan tanda seseorang menjadi orang jahat. Marah adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang penting bagi kita yang sedang terganggu, misalnya merasa diperlakukan tidak adil atau ada batas diri yang dilanggar," katanya.
Jana menjelaskan, kemarahan memiliki fungsi untuk melindungi diri, menunjukkan batasan pribadi, sekaligus mendorong perubahan yang lebih baik. Namun, emosi tersebut lebih mudah muncul ketika seseorang mengalami kurang tidur, kelelahan, stres berkepanjangan, konflik yang belum terselesaikan, atau tekanan pekerjaan.
Oleh karena itu, ia menyarankan setiap orang mengenali emosinya sebelum bereaksi. Saat mulai marah, seseorang dapat mengambil jeda, mengatur napas, minum air, atau berjalan sejenak agar respons yang diberikan tetap terkendali.
"Yang penting bukan menghilangkan marahnya. Akan tetapi, memahami pesan yang dibawa oleh emosi tersebut dan mengekspresikannya dengan cara yang sehat," ujarnya.
Menurut Jana, kebiasaan memendam amarah justru dapat memicu stres berkepanjangan, rasa dendam, gangguan hubungan sosial, hingga keluhan fisik seperti migrain, insomnia, dan ketegangan otot. Oleh karena itu, kemarahan sebaiknya diungkapkan melalui komunikasi yang berfokus pada perasaan, bukan dengan menyalahkan orang lain.
Ia berharap masyarakat tidak lagi menganggap marah sebagai emosi yang harus ditekan. Dengan memahami dan mengelolanya secara tepat, kemarahan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan perasaan sekaligus membantu menyelesaikan masalah tanpa melukai orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....