Trik Cerdas Membaca Label Gizi: Cara Mudah Menjaga Asupan Nutrisi Keluarga di Rumah

  • 27 Jun 2026 22:51 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung : Memilih makanan kemasan yang sehat kini bukan lagi sekadar melihat label "Rendah Lemak" atau "Organik" di bagian depan produk. Kesadaran masyarakat yang kian meningkat terhadap pola hidup sehat memicu lahirnya sebuah kebiasaan baru yang positif: seni membaca Nutrition Facts atau Tabel Informasi Nilai Gizi pada kemasan makanan.

Langkah ini menjadi benteng utama dalam mengontrol asupan harian, terutama bagi para orang tua yang ingin menjaga nutrisi anak maupun individu yang sedang menjalani program diet. Pasalnya, banyak produsen makanan yang menyertakan gula tersembunyi (hidden sugar) dengan nama ilmiah yang jarang dikenali awam.

Pakar nutrisi mengingatkan bahwa dalam membaca tabel gizi, ada beberapa seni dan trik mendasar yang wajib dipahami agar tidak terkecoh:

  • Perhatikan Takaran Saji (Serving Size): Ini adalah poin paling krusial. Angka kalori, lemak, dan gula yang tertera di tabel biasanya hanya berlaku untuk satu kali takaran saji, bukan untuk seluruh isi kemasan. Jika satu botol minuman berisi 3 takaran saji, maka total kalori dan gula yang Anda konsumsi adalah tiga kali lipat dari angka yang tertulis.
  • Waspadai Gula Tersembunyi: Gula tidak selalu ditulis sebagai "gula" atau "sucrose". Produsen sering menggunakan istilah lain seperti high-fructose corn syrup (HFCS), maltodextrin, dextrose, fructose, hingga barley malt. Semakin atas posisi nama-nama tersebut di daftar komposisi (ingredients), semakin tinggi kandungan gulanya di dalam produk tersebut.
  • Cek Persen AKG (% Angka Kecukupan Gizi): Persen AKG membantu Anda melihat seberapa besar kontribusi satu porsi makanan tersebut terhadap pemenuhan kebutuhan gizi harian Anda (berdasarkan standar 2000 kalori). Sebagai panduan cepat, kontribusi 5% atau kurang dianggap rendah, sedangkan 20% atau lebih dianggap tinggi.

Dengan menguasai seni membaca label gizi ini, masyarakat diharapkan bisa lebih bijak dan mandiri dalam memilah camilan serta lauk instan harian. Langkah kecil dengan meluangkan waktu 10 detik membaca bagian belakang kemasan ini dipercaya mampu menekan risiko penyakit metabolik jangka panjang seperti obesitas dan diabetes tipe 2 sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....