Vertigo Mendadak Bisa Jadi Gejala Awal Stroke
- 25 Jun 2026 14:48 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Stroke merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan cepat. Meski sering dikaitkan dengan kelumpuhan mendadak, gejala awal stroke ternyata tidak selalu muncul dalam bentuk yang mudah dikenali.
Sejumlah tanda awal bahkan kerap dianggap sebagai keluhan ringan sehingga sering diabaikan. Akibatnya, tidak sedikit pasien terlambat mendapatkan pertolongan medis yang dapat menentukan keberhasilan pemulihan.
Dilansir dari Kompas.com, Dokter Spesialis Saraf Subspesialis Neurokritikal dan Intensif Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Ramdinal Aviesena Zairinal, Sp.N(K), mengungkapkan bahwa salah satu gejala awal stroke yang sering tidak disadari adalah vertigo atau sensasi pusing berputar yang muncul secara tiba-tiba.
Menurutnya, vertigo memang tidak selalu menandakan stroke. Namun, kondisi tersebut perlu diwaspadai terutama pada seseorang yang memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, maupun gangguan pembuluh darah.
Ia menjelaskan bahwa vertigo berkaitan dengan sistem keseimbangan tubuh yang melibatkan berbagai organ, termasuk otak. Karena itu, gangguan aliran darah ke otak dapat memicu munculnya sensasi pusing berputar secara mendadak.
Selain vertigo, gangguan penglihatan juga dapat menjadi tanda awal stroke. Gejalanya bisa berupa pandangan kabur, penglihatan yang tiba-tiba gelap, atau berkurangnya lapang pandang pada salah satu sisi mata.
Sayangnya, banyak orang menganggap gangguan tersebut hanya akibat kelelahan atau kurang istirahat. Padahal, jika muncul secara mendadak, kondisi itu bisa menjadi sinyal adanya gangguan pada pembuluh darah otak.
Stroke sendiri merupakan penyakit yang terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak karena sumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Karena bersifat akut dan muncul secara tiba-tiba, setiap gejala yang mengarah pada stroke harus segera mendapatkan perhatian medis.
Untuk mempermudah masyarakat mengenali gejala stroke, dikenal metode FAST yang meliputi perubahan pada wajah (Face), kelemahan lengan (Arm), gangguan bicara (Speech), dan pentingnya segera mencari pertolongan karena faktor waktu (Time).
Sementara di Indonesia, gejala stroke juga dikenalkan melalui slogan “SeGeRa Ke RS”. Tanda-tandanya meliputi senyum yang tidak simetris, gerakan anggota tubuh yang melemah secara mendadak, bicara pelo atau tidak jelas, kebas pada separuh tubuh, pandangan kabur, hingga sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba.
Dokter menegaskan bahwa semakin cepat pasien stroke mendapatkan penanganan medis, semakin besar peluang untuk mencegah kecacatan permanen dan meningkatkan kualitas pemulihan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala seperti vertigo mendadak, gangguan penglihatan, atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh. Jika tanda-tanda tersebut muncul secara tiba-tiba, segera periksakan diri ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....