Cara Membedakan Kosmetik Aman dan Kosmetik Berbahaya
- 23 Jun 2026 08:58 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Siapa yang tidak ingin kulit wajah cerah, mulus, dan awet muda? Keinginan inilah yang sering membuat kita tergoda membeli produk kosmetik yang menjanjikan hasil instan. Namun, hati-hati! Di balik kemasan menarik dan janji "putih dalam 3 hari", banyak produk kosmetik ilegal yang ternyata mengandung bahan kimia beracun yang perlahan merusak kulit dan organ tubuh kita. Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), ribuan produk kosmetik palsu dan berbahaya masih beredar di pasaran hingga saat ini. Produk-produk ini biasanya mengandung Merkuri, Hidrokuinon, atau Steroid dosis tinggi yang dilarang. Lantas, bagaimana cara kita sebagai konsumen biasa membedakan mana yang aman dan mana yang mematikan? Berikut panduan lengkapnya menurut para ahli kesehatan dan pengawas obat.
Dr. Ratna Dewi, M.Si., Ahli Farmasi & Pengawas Obat BPOM menjelaskan ciri-ciri umum kosmetik yang mengandung bahan terlarang: "Kosmetik berbahaya dirancang untuk memberikan efek sangat cepat agar pembeli puas dan membeli ulang. Padahal, kulit sehat itu butuh proses. Jika ada produk yang membuat kulit langsung putih, halus, dan 'glowing' hanya dalam waktu 3-7 hari, itu adalah tanda bahay yang paling utama. Itu hampir pasti mengandung Merkuri atau Steroid."
Berikut perbedaan detailnya:
Ciri kosmetik aman :
- Efek Hasil Perubahan bertahap, butuh 2-4 minggu terlihat hasilnya.
- Tekstur & Bau Lembut, menyebar rata, bau wangi alami atau khas bahan.
- Warna Produk Warna stabil, tidak berubah lama-lama.
- Reaksi Kulit Awal Nyaman, tidak ada rasa aneh.
- Kondisi Kulit Berhenti Pakai Tetap sehat, kembali ke kondisi semula perlahan.
Ciri kosmetik yang berbahaya
- Instan men jadi Putih, cerah, mulus dalam 3-7 hari pemakaian.
- Terasa berat/berpasir, bau menyengat, bau logam, atau bau obat keras.
- Warnanya sangat putih bersih atau terlalu cerah, tidak alami.
- Terasa panas, perih, atau ketarik saat dipakai.
- Kulit rusak parah dan Muncul bintik hitam, gosong, kulit tipis seperti kertas, dan ketergantungan (harus pakai terus kalau tidak akan buruk sekali).
Langkah Demi Langkah Cara Mengecek Keamanan Produk
Dr. Maria Angela, Sp.KK., Dokter Spesialis Kulit & Kelamin memberikan panduan praktis yang bisa dilakukan semua orang sebelum membeli:
1. Cek Nomor Izin Edar BPOM
Ini adalah satu-satunya jaminan hukum bahwa produk tersebut aman dan sudah diteliti isinya.
"Setiap kosmetik legal di Indonesia wajib memiliki nomor notifikasi BPOM yang diawali kode NA, NB, NC, atau ND diikuti 11 digit angka. Contoh: NA181xxxxxxxxx," jelas Dr. Ratna Dewi.
2. Baca Label & Komposisi dengan Teliti
Kosmetik aman selalu mencantumkan detail lengkap. Kosmetik berbahaya biasanya labelnya samar-samar.
Menurut Dr. Maria, Ada Beberapa bahan yang harus dihindari yang harus kita kenali antara lain :
- Merkuri / Hydrargyrum / Hg (Paling berbahaya, merusak ginjal & saraf)
- Hidrokuinon (Dilarang dalam kosmetik bebas, hanya boleh resep dokter)
- Steroid (Betamethasone, Dexamethasone, Clobetasol)
| Baca juga: Apakah Bahaya jika Terlalu Banyak Sendawa? |
- Asam Retinoat / Retinoic Acid
- Timbal / Lead
- Paraben berlebih / Pewarna Tekstil
Kita juga dapat mempoerhatikan Ciri Label yang aman biasanya tertera sepeti, Label Tercantum: Nama Produsen, Alamat Lengkap, Tanggal Kadaluarsa, dan Daftar Bahan (Ingredients) yang jelas, Tulisan tercetak rapi, tidak buram atau mudah luntur.
3. Lakukan Tes Sederhana di Rumah
Jika Anda sudah terlanjur membeli atau ragu, lakukan uji coba ini:
- Tes Kertas Aluminium Foil
"Oleskan krim sedikit di atas kertas aluminium foil, lalu lipat dan tekan. Simpan selama 24 jam. Jika besoknya kertas foil berlubang atau berubah warna hitam/abu, itu tandanya mengandung Merkuri tinggi," ungkap Dr. Ratna.
- Tes Nyala Api
Ambil sedikit krim, taruh di sendok besi lalu panaskan.
- Jika Meleleh perlahan, berubah jadi minyak, tidak ada residu aneh ini menandakan produk aman.
- Jika Terbakar hebat, mengeluarkan bau menyengat, atau meninggalkan endapan hitam pekat/butiran putih kristal ini menandakan produk tidak aman.
c. Tes Gosok di Tangan
Oleskan krim di punggung tangan.
- Jika Mudah meresap, tidak meninggalkan lapisan putih tebal, maka produk aman,
- Jika Terasa berat, seperti ada lapisan kapur tebal yang sulit hilang, kulit terasa ketarik bisa dikatakan produk berbahaya.
4. Perhatikan Harga dan Tempat Beli
- Apotek, Supermarket, Toko Kosmetik Berizin, Official Store Resmi, adalah tempat yang aman untuk membeli produk.
- Penjual keliling, pasar gelap, atau media sosial tanpa identitas jelas, cukup rawan dan bisa diragukan tentang keaslian produknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....