Menkes Ingatkan Kandungan Natrium Tinggi pada Kecap Manis

  • 22 Jun 2026 21:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi kecap manis karena kandungan natriumnya yang cukup tinggi. Melalui sebuah video yang diunggah di media sosial instagram pribadinya @bgsadikin, ia menyoroti kebiasaan masyarakat yang kerap menambahkan kecap dalam jumlah banyak pada berbagai hidangan seperti soto, penyetan, gudeg, dan bacem.

Menurut Budi, banyak orang beranggapan bahwa risiko utama dari kecap manis berasal dari kandungan gulanya. Padahal, satu sendok makan kecap manis dapat mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah secara perlahan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi natrium maksimal 2.000 miligram per hari atau setara dengan lima gram garam. Dengan demikian, empat sendok makan kecap manis saja sudah dapat memenuhi bahkan melampaui batas asupan natrium harian yang dianjurkan, terlebih jika dikombinasikan dengan makanan lain yang juga tinggi garam.

Konsumsi natrium berlebihan telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine pada 2014 yang dipimpin oleh Dr. Dariush Mozaffarian menemukan bahwa asupan natrium berlebih berkontribusi terhadap sekitar 1,65 juta kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah setiap tahunnya di berbagai negara.

Selain memengaruhi tekanan darah, kelebihan natrium juga dapat meningkatkan beban kerja ginjal serta menyebabkan retensi cairan dalam tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memicu komplikasi kesehatan lain seperti stroke, gagal jantung, hingga penyakit ginjal kronis apabila tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat.

Kecap manis memang menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai kuliner khas Indonesia, namun penggunaannya sebaiknya tetap dibatasi. Masyarakat dianjurkan untuk mulai memperhatikan kandungan natrium pada berbagai bumbu dan makanan olahan, serta mengurangi kebiasaan menambahkan kecap secara berlebihan demi menjaga kesehatan jangka panjang.

Para ahli gizi juga menyarankan agar konsumsi natrium diimbangi dengan memperbanyak asupan buah dan sayuran yang kaya kalium, karena mineral tersebut dapat membantu menjaga keseimbangan tekanan darah. Kesadaran terhadap kandungan garam tersembunyi pada bahan makanan sehari-hari menjadi langkah penting dalam mencegah meningkatnya kasus hipertensi dan penyakit tidak menular di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....