Ide Mainan Batita Biar Tidak Screentime

  • 29 Mei 2026 19:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Anak usia 16 hingga 21 bulan sedang aktif mengeksplorasi lingkungan sekitar setiap hari. Pada usia ini, stimulasi bermain sangat penting untuk perkembangan motorik dan emosional.

Terlalu sering screentime dapat membuat anak kurang aktif bergerak dan mudah tantrum. Karena itu, orang tua perlu menyediakan aktivitas bermain yang lebih interaktif.

Mainan susun seperti balok menjadi pilihan sederhana untuk melatih koordinasi tangan dan kreativitas anak. Aktivitas ini juga membantu anak mengenal bentuk dan warna.

Busy board atau papan aktivitas juga cocok untuk melatih sensorik dan kemampuan fokus batita. Mainan ini biasanya memiliki tombol, resleting, dan benda aman lainnya.

Buku kain bergambar dapat membantu anak mengenal kosakata baru tanpa menggunakan layar digital. Orang tua juga bisa membacakan cerita sambil bermain bersama anak.

Permainan memasukkan bola, puzzle sederhana, atau sorting warna membantu perkembangan kemampuan problem solving anak. Aktivitas fisik ringan juga membuat anak lebih aktif bergerak.

Mainan musik sederhana seperti drum kecil atau xylophone aman membantu stimulasi pendengaran anak. Suara dan ritme membuat anak lebih tertarik bereksplorasi.

Cara mengurangi screentime adalah dengan rutin mengajak anak bermain langsung bersama orang tua. Interaksi nyata membantu perkembangan sosial dan emosional lebih optimal.

Dengan permainan yang tepat, anak tetap bisa belajar sambil bermain tanpa bergantung pada gadget. Aktivitas sederhana sering memberi stimulasi lebih efektif dibanding layar digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....