Sering Pusing setelah Makan Daging Sapi ? Ini Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 30 Mei 2026 06:01 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Keluhan pusing setelah mengonsumsi daging sapi kerap dialami sebagian orang dan dapat dipicu oleh berbagai faktor kesehatan.

Kondisi tersebut umumnya berkaitan dengan pola makan, kadar kolesterol, tekanan darah, hingga respons tubuh terhadap kandungan lemak dalam daging merah.

Ahli gizi menjelaskan, daging sapi mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, terutama pada bagian berlemak. Jika dikonsumsi berlebihan, lemak tersebut dapat memengaruhi aliran darah dan memicu rasa tidak nyaman seperti sakit kepala, tubuh lemas, hingga pusing, terutama pada orang dengan riwayat hipertensi atau kolesterol tinggi.

Selain itu, proses pengolahan daging yang terlalu banyak menggunakan garam, penyedap, atau santan juga dapat memicu peningkatan tekanan darah sementara. Kondisi ini membuat sebagian orang merasa kepala berat atau berkunang-kunang setelah makan dalam porsi besar.

Faktor lain yang juga dapat menyebabkan pusing adalah gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan tinggi protein dan lemak. Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna daging sapi sehingga aliran darah lebih banyak terfokus ke sistem pencernaan. Pada beberapa orang, kondisi tersebut bisa menimbulkan rasa kantuk dan pusing ringan.

Meski demikian, keluhan pusing setelah makan daging sapi tidak boleh dianggap sepele apabila terjadi berulang. Masyarakat disarankan membatasi konsumsi daging berlemak, memperbanyak air putih, serta menjaga pola makan seimbang.

Jika gejala terus muncul disertai mual atau sesak napas, segera lakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pastinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....