Pengidap GERD, Konsumsi Daging Bisa Dilakukan asal Perhatikan Cara Pengolahan

  • 30 Mei 2026 06:03 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Penderita penyakit asam lambung atau GERD tetap diperbolehkan mengonsumsi daging selama memilih jenis dan cara pengolahan yang tepat.

Ahli kesehatan menyebut, daging sebenarnya mengandung protein penting bagi tubuh, namun konsumsi berlebihan dan pengolahan yang salah dapat memicu naiknya asam lambung.

Beberapa jenis daging rendah lemak seperti daging ayam tanpa kulit, ikan, maupun daging sapi bagian tanpa lemak dinilai lebih aman untuk pengidap GERD. Sebaliknya, daging berlemak tinggi, makanan olahan, hingga sajian yang digoreng dapat memperburuk gejala seperti nyeri dada, mual, dan sensasi terbakar pada ulu hati.

Para ahli spesialis penyakit dalam menyarankan penderita GERD untuk mengolah daging dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang agar kandungan lemak tidak berlebihan.

Selain itu, penggunaan bumbu pedas dan santan pekat juga perlu dibatasi karena berisiko memicu iritasi lambung dan refluks asam.

Tak hanya memperhatikan jenis makanan, pola makan juga menjadi faktor penting bagi pengidap GERD. Makan dalam porsi kecil namun lebih sering dinilai lebih baik dibanding langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.

Pengidap juga dianjurkan tidak langsung berbaring setelah makan untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak memilih menu harian agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa memicu gangguan lambung.

Jika gejala GERD sering kambuh setelah mengonsumsi makanan tertentu, penderita disarankan segera berkonsultasi dengan tenaga medis guna mendapatkan penanganan dan pola diet yang sesuai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....