Konsumsi Gula Berlebih Tak Baik untuk Kesehatan, Ini Risikonya

  • 12 Mei 2026 15:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Asupan gula berlebih dapat menimbulkan banyak risiko kesehatan.
  • Batas konsumsi gula yang disarankan menurut Kemenkes RI yakni total 50 gram atau 4 sendok makan per hari.
  • Gula yang lebih sehat dapat diperoleh secara alami dari buah, madu asli, ataupun susu.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menikmati hidangan manis memang terasa sangat memanjakan lidah. Namun, asupan gula berlebih diam-diam menyimpan risiko bahaya bagi kesehatan tubuh.

Gula memang sering digunakam untuk memberikan rasa manis pada setiap hidangan favorit. Seperti dalam penggunaan gula pasir, gula aren, madu, hingga sirup jagung.

Namun, kadarnya perlu diperhatikan. Kandungan gula yang tinggi bisa memicu obesitas serta penyakit diabetes kronis.

Ada beberapa risiko gangguan kesehatan yang diam-diam mengintai di balik lezatnya hidangan manis. Simak risiko-risiko berikut, menurut kemkes.go.id:

1. Obesitas

Asupan manis yang berlebihan sering menjadi pemicu utama naiknya berat badan hingga risiko obesitas. Kandungan gula sederhana di dalamnya justru malah membuat merasa cepat lapar dan ingin makan lagi.

Kondisi ini membuat nafsu makan sulit terkontrol sehingga kalori yang masuk ke tubuh menjadi berlebih. Akibatnya, timbunan lemak pada tubuh akan semakin meningkat jika kebiasaan ini terus dilakukan.

Selain itu, asupan gula tinggi juga bisa mengganggu sistem metabolisme alami dalam tubuh. Kemampuan tubuh dalam memproses lemak serta kolesterol pun akan menurun dan memicu masalah kesehatan.

2. Diabetes

Kondisi obesitas akibat terlalu banyak mengonsumsi gula dapat meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes tipe dua. Asupan gula berlebih secara terus-menerus juga mampu memicu kondisi berbahaya bernama resistensi insulin.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 terjadi peningkatan obesitas penduduk usia 18 tahun ke atas, yakni dari 15,4% pada 2013 meningkat menjadi 21,8% pada 2018.

Indonesia juga memiliki prevalensi obesitas anak yang tinggi. Prevalensi obesitas pada usia 5-19 tahun meningkat dari 2.8% pada 2006 menjadi 6.1% pada 2016.

3. Penyakit Jantung

Penggemar asupan manis memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih tinggi. Hal ini karena gula berlebih memicu obesitas, darah tinggi, serta kadar kolesterol yang tidak terkontrol.

Ketiga kondisi buruk tersebut merupakan faktor utama yang bisa merusak kesehatan jantung kamu secara perlahan. Selain itu, konsumsi gula berlebihan juga berpotensi menyebabkan penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis) hingga serangan stroke.

4. Munculnya Masalah Kulit

Asupan manis berlebih bisa memperparah kondisi kulit seperti jerawat karena memicu produksi minyak dan peradangan pada kulit. Kadar gula tinggi meningkatkan hormon androgen yang menjadi penyebab utama munculnya jerawat pada wajah.

Selain masalah jerawat, makanan manis juga dapat mempercepat proses penuaan dini pada kulit. Kandungan gula tersebut mampu merusak elastisitas kulit sehingga keriput akan muncul lebih cepat dari seharusnya.

5. Memicu Kanker

Kondisi peradangan serta resistensi insulin akibat gula berlebih bisa meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit kanker. Beberapa di antaranya meliputi kanker payudara, prostat, hingga kanker usus besar yang sangat berbahaya bagi tubuh.

6. Risiko Terjadinya Kerusakan Gigi

Gula yang menempel pada gigi akan membantu bakteri menghasilkan asam perusak lapisan pelindung gigi. Kondisi ini sering kali menjadi penyebab utama munculnya lubang pada gigi yang terasa sangat menyakitkan.

Bagaiamanapun, gula adalah sumber energi penting agar tubuh kita tetap bisa beraktivitas. Untuk alternatif sehat, asupan gula bisa didapat dari buah-buahan atau susu yang lebih sehat.

Gula alami cenderung aman karena biasanya disertai nutrisi tambahan seperti serat atau kalsium. Kandungan baik ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan fungsi organ setiap hari.

Sebaliknya, kamu perlu lebih waspada terhadap jenis gula tambahan dalam makanan atau minuman. Konsumsi gula tambahan secara berlebihan bisa memicu berbagai masalah kesehatan yang cukup serius.

Berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan RI, batas konsumsi gula yang disarankan yakni 50 gram atau 4 sendok makan gula. Jumlah ini mencakup total seluruh asupan manis dari makanan serta minuman yang dikonsumsi dalam sehari. (Sarah Maulida Ali)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....