Keep Humanity Alive, Unnes Ajak Gen Z Bergerak untuk Aksi Kemanusiaan

  • 11 Mei 2026 16:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia, Korps Sukarela (KSR) PMI Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengajak generasi muda untuk melawan sikap individualis digital melalui aksi nyata kemanusiaan. Ajakan tersebut disampaikan pengurus KSR PMI Unnes, Mindiana Febri Sukmaningtyas, dalam bincang radio program “Jaga Malam” RRI Semarang, Jumat, 8 Mei 2026.

Mindi menilai tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah semakin pudarnya empati akibat terlalu larut dalam dunia digital. Menurutnya, banyak orang lebih cepat memberikan komentar di media sosial dibandingkan turun langsung membantu saat terjadi bencana atau kondisi darurat kemanusiaan.

“Teknologi memang membantu koordinasi dan fast response, tetapi aksi kemanusiaan tetap harus ada sentuhan manusianya. Jangan sampai kita hanya cepat di jempol, tapi tidak melangkah dengan kaki,” kata Duta Kemanusiaan PMI Kota Semarang 2026 ini.

Ia menjelaskan, arus informasi yang begitu cepat juga berpotensi membuat masyarakat jenuh terhadap isu kemanusiaan hingga akhirnya bersikap acuh. Oleh karena itu, KSR PMI Unnes terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama.

Berbagai program rutin pun dijalankan, mulai dari aksi donor darah, pelatihan relawan, hingga keterlibatan dalam tim tanggap darurat bencana. Selain itu, pada tahun 2026, fokus gerakan kemanusiaan KSR PMI Unnes juga diarahkan pada pendampingan anak penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia di Kota Semarang.

Mindi mengatakan, pemanfaatan platform digital tetap diperlukan sebagai sarana edukasi publik dan koordinasi relawan. Namun, menurutnya teknologi seharusnya menjadi alat pendukung, bukan penghalang untuk hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kita ingin membuktikan bahwa anak muda tidak hanya main ponsel, tapi juga bisa mengabdi. Hal kecil seperti donor darah rutin sangat berarti bagi nyawa orang lain,” katanya.

Melalui semangat “Keep Humanity Alive”, KSR PMI Unnes berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak menjadikan aksi kemanusiaan sebagai bagian dari gaya hidup. Gerakan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah derasnya arus digitalisasi kehidupan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....