BPOM ingatkan efek serius gas tertawa ke saraf

  • 10 Apr 2026 20:47 WIB
  •  Jambi

RRI CO. ID. Jambi - BPOM mengungkapkan temuan Baby Whip yakni tabung berisi gas dinitrogen monoksida (N2O) yang di salah gunakan untuk memicu efek euforia instan, Meski sekilas tidak berbahaya akan tetapi dalam jangka panjang jika terjadi penyalahgunaan bisa berdampak serius pada sistem saraf.

Tren yang terjadi penggunaan tabung tersebut semakin marak, terutama di kalangan usia muda, menyiakapi hal tersebuut Kepala BPOM RI, Iktar Taruna mengingatkan bahaya penggunaan dinitrogen monoksida (N2O) tanpa keahlian.

" Penyalahangunaan dinitrogen monoksida dapat menyebabkan gangguan saraf, hipoksia bahkan kematian "tegasnya

. Perlu di ketahui penggunaan dinitrogen monoksida bersifat terbatas dan harus sesuai , prosedur, Dalam praktek yang benar, gas ini memiliki berbagai ,manfaat di bidang medis, pangan dan juga otomotif.

Di bidang medis dinitrogen monoksida, digunakan sebagai gas medik, antara lain untuk sedasi ringan, analgesik ringan, serta sebagai pendamping anestesi umum, penggunaannya harus selalu dikombinasikan dengan oksigen berkadar 30 - 50 persen guna mencegah Hipoksia.

Pada peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2016, Menetapkan bahwa Dinitrogen monoksida termasuk gas medik, Gas medik tidak memiliki izin edar karena penggunaannya terbatas di fasilitas pelayanan kesehatan dan tidak untuk didistribusikan bebas ke masyarakat. Penggunaan nya pun di atur lebih lanjut dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01.07/MENKES/1199/2025 Tentang Firmulariun Nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....