FKS-Dinkes Baubau Perkuat Kolaborasi menuju Penilaian Kota Sehat
- 07 Apr 2026 19:38 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Forum Kota Baubau Sehat (FKS) menyambangi Dinas Kesehatan Kota Baubau, Selasa 7 April 2026, sebagai langkah awal persiapan program kerja sekaligus menghadapi penilaian Kota Sehat tingkat nasional tahun 2027 mendatang. Sebelumnya, pengurus FKS Baubau juga telah melakukan kunjungan ke Kantor Bappeda Baubau dalam agenda serupa. Kedua instansi tersebut merupakan instansi teknis pembina Forum Kota Baubau Sehat.
Di Kantor Dinas Kesehatan, Sekretaris FKS Baubau Imran Kudus bersama anggota hadir mewakili ketua forum dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Baubau, dr. Fredrik Tangke Allo, di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Imran Kudus menyoroti sejumlah catatan evaluasi pada penilaian Kota Sehat tingkat nasional tahun 2025 lalu, yang menyebabkan Baubau turun satu tingkat dan hanya meraih penghargaan Swasti Saba Padapa.
Ia menyebut, salah satu kekurangan utama adalah belum tersedianya Peraturan Daerah (Perda) atau Rancangan Perda yang mendukung indikator tatanan Kota Sehat, serta lemahnya pendokumentasian kegiatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kebanyakan dalam penilaian, dokumen kota sehat berupa perda yang paling banyak diminta. Sementara kita masih didominasi Perwali dan rancangan Perwali. Nanti kami akan memberikan daftar perda yang dibutuhkan agar bisa diupayakan dalam tahun ini,” jelas Imran.
Selain itu, Imran juga berharap Dinas Kesehatan dapat kembali menggelar lomba kelurahan dan kecamatan sehat tingkat Kota Baubau, meskipun saat ini tengah dilakukan efisiensi anggaran. Menurutnya, kegiatan tersebut penting sebagai langkah awal persiapan penilaian sekaligus meningkatkan semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Baubau dr. Fredrik Tangke Allo mengapresiasi peran aktif FKS yang selama ini menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program Kota Sehat. Ia menilai forum tersebut memiliki peran strategis dalam mendorong keterlibatan masyarakat serta membantu OPD dalam melengkapi dokumen penilaian.
Sebagai leading sector dalam menghadapi penilaian Kota Sehat 2027, dr. Fredrik menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh seluruh tahapan persiapan. “Menuju penilaian yang komprehensif tentu membutuhkan persiapan matang. Yang kita bahas bersama forum ini bukan hanya untuk penilaian semata, tetapi indikator Kota Sehat merupakan bagian dari kinerja masing-masing OPD,” ujarnya.
Terkait lomba kelurahan dan kecamatan sehat, pihaknya akan berupaya kembali menyelenggarakan agenda tahunan tersebut dengan menggandeng pihak swasta sebagai mitra dalam pemberian reward bagi wilayah yang berprestasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....