Hari Autisme, Masyarakat Kendari Semakin Peduli
- 02 Apr 2026 09:37 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Kesadaran masyarakat terhadap autisme di Kota Kendari terus meningkat, seiring edukasi yang berkembang, terutama melalui media sosial. Masyarakat kini mulai memahami bahwa autisme merupakan bagian dari keragaman manusia, bukan sekadar penyakit. Hal ini sejalan dengan peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia setiap 2 April, yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 2007, sebagai momentum meningkatkan kepedulian dan dukungan bagi penyandang autis.
Psikolog sekaligus Founder Labirin Children Center dan Setara Kids School Kendari, Andi Rizky Amelia menjelaskan bahwa autisme merupakan gangguan perkembangan yang tidak dapat disembuhkan, namun gejalanya bisa diminimalkan. “Individu dengan autisme tetap bisa diarahkan untuk mandiri. Bahkan, pada kasus ringan dengan intelegensi normal atau di atas rata-rata, mereka masih dapat bersekolah dan bekerja, meski memiliki hambatan dalam aspek sosial dan komunikasi,” ujar Andi Rizky Amelia, Kamis 2 April 2026.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), autisme memengaruhi cara individu berinteraksi, berkomunikasi, dan berperilaku. Karena setiap individu memiliki karakteristik berbeda, pendekatan inklusif sangat dibutuhkan. Meski kesadaran meningkat, stigma sosial masih menjadi tantangan. Karena itu, peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia diharapkan menjadi pengingat penting untuk terus membangun masyarakat yang lebih inklusif dan menerima perbedaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....