Kasus TBC Meningkat, Dinkes Baubau Gencarkan Sosialisasi
- 01 Apr 2026 11:03 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Tingginya kasus dan penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) pada orang dewasa maupun anak mendorong Dinas Kesehatan Kota Baubau menggelar sosialisasi TBC anak di Aula Kantor Dinas Kominfo Baubau, Rabu 1 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan puluhan peserta dari kader posyandu serta anggota PKK dari perwakilan setiap kelurahan sebagai mitra kerja pemerintah bersama organisasi kemasyarakatan lainnya. Sementara narasumber kegiatan menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau serta dua Dokter spresialis Anak dari RSUD Palagimata yakni dr. Yuniarti dan dari RS Siloam Baubau dr Erni.
Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan, tren angka kasus TBC terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini seiring dengan intensitas pelacakan kasus yang semakin masif dilakukan oleh petugas kesehatan di lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan Baubau, dr. Fredrik, menyebutkan ancaman penyakit TBC masih sangat tinggi di tengah masyarakat, terutama jika pasien tidak menjalani pengobatan secara tuntas atau mengalami putus obat.
“TBC sangat mudah menular apabila tidak ditangani dengan baik dan disiplin pengobatan tidak dijalankan,” ujarnya.
Secara global, laporan Global Tuberculosis Report menunjukkan Indonesia menempati urutan kedua dengan jumlah kasus TBC terbanyak di dunia. Tercatat sekitar satu juta kasus setiap tahunnya, dengan angka kematian mencapai 11 orang per jam akibat penyakit tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Baubau, Yuslina, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 ditemukan sebanyak 684 kasus TBC baru, baik di puskesmas maupun rumah sakit di Kota Baubau. Dari jumlah tersebut, 59 kasus di antaranya merupakan pasien usia anak. “Tahun 2026 kita data 684 kasus baru,”jelasnya.
Menghadapi kondisi ini, Dinas Kesehatan Baubau mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk PKK dan masyarakat luas, untuk memberikan perhatian serius terhadap bahaya TBC. Pemerintah juga menjamin pemeriksaan TBC secara gratis di seluruh puskesmas serta menyediakan obat-obatan untuk mendukung kesembuhan pasien.
Sosialisasi TBC anak di Kota Baubau ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari TBC Sedunia sekaligus penyuluhan serentak dengan mengusung tagline “We Can End TB” atau “Kita Dapat Mengeliminasi Tuberkulosis”. Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan berharap kesadaran masyarakat meningkat sehingga penyebaran TBC dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....