Dinkes Sleman Imbau Masyarakat Kendalikan Pola Makan saat Lebaran
- 26 Mar 2026 12:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan selama momen Lebaran guna mencegah munculnya berbagai penyakit akibat konsumsi makanan berlebihan.
Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Prihantama, mengatakan masyarakat umumnya mengonsumsi makanan khas Lebaran seperti opor, gorengan, serta aneka kue manis yang tinggi kandungan lemak, gula, dan garam.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila tidak dikendalikan. Ia menegaskan makanan khas Lebaran tetap boleh dikonsumsi, namun masyarakat perlu mengatur porsi makan secara bijak.
“Tapi untuk penderita penyakit tertentu misalnya hipertensi, kemudian penderita diabetes, kemudian penderita kolesterol tinggi tentu saja harus membatasi ya. Pembatasannya itu tentunya dan terutama untuk konsumsi makanan berlemak atau berminyak,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis 26 Maret 2026.
Menurutnya, konsumsi minyak idealnya dibatasi sekitar lima sendok makan per hari. Sementara asupan gula maksimal sekitar 50gram atau setara empat sendok makan per hari, termasuk gula dari minuman manis maupun kue Lebaran.
Cahya menjelaskan kebiasaan bersilaturahmi dari satu rumah ke rumah lain kerap membuat masyarakat tanpa sadar mengonsumsi minuman dan makanan manis secara berlebihan.
“Misalnya bertamu di rumah satu ke rumah yang lain dan mengkonsumsi minuman manis yang setiap gelas kurang lebih 1 sampai 2 sendok makan, maka makanan manisnya harus sangat-sangat dibatasi, agar tidak memicu kenaikan tekanan darah maupun kadar gula darah” ucapnya.
Ia menambahkan, pada orang sehat peningkatan kadar gula atau lemak umumnya masih dapat kembali normal. Namun bagi penderita diabetes dan hipertensi, kondisi tersebut berisiko memperburuk penyakit apabila pola makan tidak dikendalikan selama Lebaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....