Tips Aman Konsumsi Makanan Bersantan saat Lebaran
- 23 Mar 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dokter Jusuf Kristianto Mengingatkan agar masyarakat membatasi konsumsi makanan bersantan saat Lebaran.
- Makanan bersantan seperti opor, rendang, dan gulai berisiko meningkatkan kolesterol, tekanan darah, dan gangguan pencernaan.
- Jika makan makanan bersantan, imbangi dengan mengkonsumsi sayur dan buah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perayaan Idul Fitri identik dengan hidangan bersantan yang menggugah selera. Opor, rendang, dan gulai menjadi menu favorit di banyak keluarga.
Namun, konsumsi santan berlebih saat Lebaran perlu diwaspadai oleh masyarakat. Kandungan lemak dalam santan dapat berdampak pada kesehatan tubuh.
Menurut Ahli Kesehatan Masyarakat, dokter Jusuf Kristianto, santan memang memberikan cita rasa gurih pada makanan khas Lebaran. Namun ia mengingatkan dampaknya bisa meningkatkan kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.
“Santan itu yang bikin gurih, tapi berisiko meningkatkan kolesterol,” ujarnya dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu, 22 Maret 2026. Ia juga mengingatkan bahaya makanan bersantan yang dipanasi secara berulang.
Pemanasan berulang, lanjutnya, membuat kuah menguap dan kadar garam menjadi lebih tinggi. “Nah ini bisa berpotensi meningkatkan tekanan darah,” katanya.
Selain itu, konsumsi santan berlebih bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti diare. Hal ini terutama terjadi pada orang yang tidak terbiasa makan santan dalam jumlah besar.
Jusuf menjelaskan, lemak jahat dalam santan dapat meningkatkan kolesterol LDL. Ia mengingatkan masyarakat untuk membatasinya.
Ia menyarankan agar masyarakat tetap menikmati hidangan Lebaran dengan bijak. “Silakan makan, tapi jangan sampai kalap,” ucapnya.
Alternatif seperti santan instan atau fiber cream, menurut Jusuf juga tetap perlu dibatasi konsumsinya. Menurutnya, bahan dasar kelapa tetap memiliki kandungan lemak yang sama.
Ia juga memberikan tips sederhana dalam mengonsumsi makanan bersantan. “Kalau makan opor, ambil saja ayamnya, kuahnya sedikit saja,” kata Jusuf.
Selain itu, ia juga menyarankan agar mengimbangi dengan konsumsi sayur dan buah, seperti nanas, semangka, dan papaya. “Buah tersebut akan membantu proses detoksifikasi,” katanya.
Jusuf juga menyarankan konsumsi teh hangat setelah makan. Hal ini untuk membantu melarutkan lemak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....