Manfaat Konsumsi Yogurt untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan Selama Ramadan

  • 16 Mar 2026 07:20 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Mengonsumsi yogurt kini menjadi tren gaya hidup sehat yang semakin digemari masyarakat, terutama selama menjalankan ibadah puasa di bulan Maret 2026 ini. Sebagai produk olahan susu yang kaya akan nutrisi, yogurt tidak hanya menyegarkan saat dinikmati waktu berbuka, tetapi juga menyimpan segudang manfaat untuk menjaga keseimbangan ekosistem bakteri dalam tubuh agar stamina tetap terjaga sepanjang hari.

Dikutip dari ulasan kesehatan di portal Hello Sehat (12 Maret 2026), kandungan probiotik atau bakteri baik dalam yogurt sangat efektif untuk memperlancar sistem pencernaan. Menurut pakar gizi, dr. Mikhael Yosia (10 Maret 2026), bakteri aktif seperti Lactobacillus yang terkandung di dalamnya membantu mencegah masalah perut kembung dan sembelit yang sering muncul akibat perubahan pola makan yang mendadak selama bulan puasa.

Dilansir dari tips diet sehat Kompas.com (14 Maret 2026), yogurt merupakan sumber protein dan kalsium yang sangat baik untuk dikonsumsi saat sahur. Ahli gizi, dr. Tan Shot Yen (11 Maret 2026), menyarankan masyarakat untuk memilih jenis Plain Yogurt atau Greek Yogurt tanpa pemanis tambahan (low sugar), karena proteinnya mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga kepadatan tulang meskipun sedang membatasi asupan nutrisi di siang hari.

Berdasarkan laporan medis dari WebMD yang dirilis ulang oleh CNN Indonesia (15 Maret 2026), konsumsi yogurt secara rutin juga berkontribusi pada peningkatan sistem kekebalan tubuh. Kandungan magnesium, selenium, dan zink dalam yogurt berperan penting dalam memperkuat sel-sel imun, sehingga tubuh menjadi lebih tangguh dalam menangkal berbagai infeksi bakteri maupun virus di tengah padatnya aktivitas menjelang hari raya.

Menurut praktisi kesehatan dalam diskusi kesehatan KBRN (16 Maret 2026), yogurt juga dapat menjadi solusi bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa ringan namun tetap ingin mendapatkan nutrisi dari susu. Proses fermentasi pada yogurt telah memecah sebagian laktosa menjadi asam laktat, sehingga lebih mudah diserap oleh lambung dan tidak memicu rasa mual, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan saat perut dalam keadaan kosong.

Menjadikan yogurt sebagai bagian dari menu harian adalah langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan jangka panjang. Dengan kombinasi buah-buahan segar atau kacang-kacangan, yogurt tidak hanya menjadi hidangan yang lezat, tetapi juga menjadi investasi kesehatan untuk memastikan tubuh tetap bugar dan ceria dalam menjalani sisa hari di bulan yang penuh berkah ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....