Tips Aman Ibu Hamil Jalani Ibadah Puasa Ramadan
- 08 Mar 2026 13:05 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Menjalani ibadah puasa Ramadan bagi ibu hamil merupakan keputusan yang sangat personal dan sebaiknya didasarkan pada kondisi kesehatan ibu serta janin. Dalam Islam, ibu hamil diberikan keringanan (rukhsah) untuk tidak berpuasa jika mengkhawatirkan kesehatan diri atau bayinya, yang dapat diganti dengan fidyah atau mengqadha di hari lain.
Sekretaris Program Studi Spesialis Obgyn Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia, Dr. dr. M. Hamsah, Sp.OG., M.Kes. mengungkapkan kepada RRI Minggu, 8 Maret 2026 terkait kegelisahan dan kekhawatiran yang dialami sebagain besar ibu hamil di bulan Ramadan. Dikatakan, bahwa pada dasarnya diberikan kewajiban untuk menjaga janin dan mempertahankan agar janin tumbuh dengan sehat. Selain itu terdapat kewajiban lain di Ramadan yaitu menjalankan ibadah puasa.
“Nah ini sebenarnya kuncinya adalah semua kewajiban bisa dilaksanakan. Yang penting semua bisa dilaksanakan dengan baik, dipenuhi gizi dan nutrisinya saat beribadah puasa” jelas dr. Anca – sapaan akrabnya.

Lebih lanjut dikatakan, ibu hamil diperbolehkan menjalankan ibadah puasa dengan syarat ibu hamil dalam keadaan sehat dan tidak memiliki penyakit lain. Selain itu, ibu hamil mampu menjamin asupan nutrisi selama menjalankan puasa.
dr. Anca juga menghimbau kepada ibu hamil dengan usia kehamilan di trisemester pertama terutama yang mengalami hiper emesis (mual muntah) untuk tidak berpuasa. Ibu hamil yang memiliki penyakit diabetes juga dan hipertensi juga dianjurkan untuk berhati-hati saat berpuasa.
“Jadi biasa kalau hamil itu memang cepat lapar. Dan itu juga hati-hati kalau memang ada diabetes atau termasuk penyakit tekanan darah tinggi. Karena dia butuh cairan yang bagus, agar kekentalan darahnya tidak mempengaruhi tekanan darahnya” jelas dr. Anca.
Diungkapkan berdasarkan pengalaman, beberapa pasien yang mengalami mual muntah lebih memilih untuk berpuasa. Hal ini karena mual muntah yang dialami dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti makanan yang memberatkan kerja usus, diantaranya makanan yang berlemak, berminyak dan makanan pedas.
“Yang seperti ini memang bagus kalau berpuasa. Karena itu semua menghindari faktor-faktor dari luar yang menyebabkan mual muntah. Tetapi ada pasien yang memang ada faktor dari dalamnya yang agak susah dikontrol, seperti pada wanita hamil pertama, anak pertama atau yang hamil kembar” lanjut dr. Anca.
Meskipun setiap ibu hamil berbeda, diharapkan agar ibu hamil mengetahui kondisinya sendiri. Ibu hamil yang ingin berpuasa, tetap harus memperhatikan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka puasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....