PMI Kediri Minta Masyarakat Donor saat jelang atau usai Buka Puasa

  • 07 Mar 2026 10:03 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Parlu diwaspadai jika seseorang melakukan donor darah dalam kondisi berpuasa, dapat mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi dan lemas. Hal itu disampaikan Staf Unit Donor Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, Jumat, 6 Maret 2026. Sehingga ia menyarankan bagi masyarakat yang telah waktunya berdonor untuk melakukan donor darah menjelang berbuka puasa atau setelah berbuka puasa.

“Hindari donor darah pada saat siang hari, untuk mencegah pusing atau pingsan, kemudian pastikan kondisi fisik dalam kondisi fit dan cukup istirahat,” ujarnya.

Sebagai informasi, ketersediaan (stok) darah di PMI Kabupaten Kediri total berjumlah 591 kantong darah. Untuk stok darah golongan A sebanyak 100 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 204 kantong, edangkan golongan darah O terdapat 231 kantong dan golongan darah AB sebanyak 56 kantong.

Banyak manfaat yang didapatkan apabila seseorang rutin melakukan donor darah dan ketika puasa Kuncinya adalah sahur bergizi, cukup cairan, dan disarankan donor setelah berbuka. “Donor selain membantu yang membutuhkan, juga bermanfaat bagi kesehatan, yaitu termasuk menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan berbagai masalah kesehatan lain,” ucap Yongki..

Bersyukur bagi masyarakat yang dapat melakukan donor darah, karena tidak semua orang dapat mendonorkan darahnya. “Bagi masyarakat yang ingin melakukan donor darah dapat langsung ke Markas PMI Kabupaten Kediri yang ada di Kecamatan Pare,” ujatnya.

Waktu pelayanan bagi pendonor di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri mulai pukul 08.00 WIB dan tutup hingga pukul 20.00 WIB. Sementara untuk syarat pengambilan darah di PMI adalah masyarakat membawa formulir permintaan darah dari rumah sakit.

“Harus ada tanda tangan dokter dalam formulir tersebut, jadi semua prosedurnya dari Rumah Sakit seperti contoh darah pasien. Formulir tersebut yang membuktikan bahwa pasien sedang dirawat di Rumah Sakit memang membutuhkan darah dan benar-benar dirawat di RS,” kata Yongki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....